Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Musda Golkar Samarinda Mengarah ke Aklamasi, Andi Satya Calon Tunggal

    July 28, 2026

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    July 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan
    Kesehatan

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Nur AjijahBy Nur AjijahJune 5, 2026Updated:July 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi dokter sedang merawat pasien (foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penumpukan pasien pada dokter yang dianggap favorit berpotensi meningkatkan risiko kelelahan tenaga medis. Ini pada akhirnya, dapat memengaruhi kualitas layanan dan keselamatan pasien.

    Kebiasaan sebagian masyarakat, yang hanya ingin berobat kepada dokter tertentu. Dinilai, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap pelayanan kesehatan.

    Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Jaya Mualimin mengatakan, masyarakat sebenarnya tidak perlu khawatir. Jika ditangani dokter lain, yang bertugas di rumah sakit.

    Menurutnya, seluruh dokter yang telah memperoleh izin praktik. Telah melalui proses kredensial dan memiliki standar, kompetensi yang sama sesuai bidang keahlian masing-masing.

    Ia menilai, fenomena dokter favorit tidak jauh berbeda dengan kebiasaan masyarakat. Memilih rumah makan yang ramai, karena dianggap memiliki kualitas lebih baik dibanding tempat lain.

    Padahal, dokter-dokter lain yang bertugas. Juga telah memenuhi standar pelayanan, yang ditetapkan.

    “Pelayanan itu ada standarnya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir kalau ditangani dokter yang lain,” ujarnya di Samarinda Jumat, 5 Juni 2026.

    Menurut Jaya, penumpukan pasien pada satu dokter. Justru dapat memicu kelelahan, akibat tingginya beban kerja. Kondisi tersebut berpotensi, memengaruhi konsentrasi tenaga medis saat memberikan pelayanan kepada pasien.

    “Kalau dokter itu capek tentu ada pengaruhnya. Karena itu jangan sampai masyarakat hanya terpaku pada satu dokter saja,” katanya.

    Selain menyoroti fenomena dokter favorit, Jaya juga mengingatkan, pentingnya pengaturan jam kerja dokter. Terutama bagi tenaga medis, yang memiliki lebih dari satu tempat praktik.

    Ia menilai, dokter perlu menjaga stamina dan waktu istirahat. Agar tetap, dapat memberikan pelayanan secara optimal.

    Jaya menambahkan, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada satu orang dokter.

    Rumah sakit telah menerapkan, standar mutu dan sistem pengawasan untuk memastikan seluruh tenaga medis memberikan pelayanan sesuai kompetensinya.

    Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih terbuka. Dalam memilih dokter dan tidak hanya, berfokus pada nama-nama tertentu.

    Selain membantu pemerataan pelayanan, langkah tersebut juga dapat mengurangi risiko kelelahan, tenaga medis akibat beban kerja yang berlebihan.

    “Dokter yang terlalu lelah ? tentu ada bahaya yang mengintai. Karena itu perlu keseimbangan antara jumlah pasien, jam kerja, dan waktu istirahat agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Perdana Ikuti Penilaian Kota Pangan Aman, Dinkes Sebut Jadi Ajang Evaluasi

    July 27, 2026

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026

    Aktif Jalani Pengobatan HIV, Masih 2.211 Orang Penderita di Samarinda

    July 24, 2026

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    July 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Musda Golkar Samarinda Mengarah ke Aklamasi, Andi Satya Calon Tunggal

    SittiJuly 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda mengerucut hanya pada satu…

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    July 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026

    Kaltim Deklarasikan Gernas RANA, Upaya Pulihkan Kepercayaan Publik terhadap Pesantren

    July 28, 2026

    Andi Harun: Samarinda Maju Tak Boleh Kehilangan Identitas Budaya

    July 28, 2026
    1 2 3 … 3,243 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.