Insitekaltim, Samarinda – Gedung Pandurata akan difungsikan sebagai pusat layanan rawat inap baru RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Dengan tetap memanfaatkan gedung-gedung lama rumah sakit, selama masih layak digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, menjelaskan, Gedung Pandurata bukan merupakan rumah sakit baru, melainkan bagian dari pengembangan RSUD AWS.
Fasilitas tersebut akan difokuskan untuk pelayanan rawat inap beserta sejumlah layanan penunjang.
“Gedung Pandurata itu ruang perawatan, bukan rumah sakit baru. Rumah sakitnya tetap RSUD AWS. Di dalamnya nanti ada ruang perawatan, ICU, dan fasilitas penunjang lainnya,” ujarnya, di Samarinda, Minggu, 26 Juli 2026.
Ia menegaskan, bangunan lama RSUD AWS tidak seluruhnya ditinggalkan. Gedung yang masih memenuhi standar akan tetap digunakan. Sementara layanan yang berada di bangunan lama, yang kerap terdampak genangan akan dipindahkan secara bertahap ke Gedung Pandurata.
“Yang bagus-bagus tetap digunakan. Yang selama ini sering terendam atau kurang layak, nanti dipindahkan ke gedung baru,” katanya.
Menurut Jaya, langkah tersebut juga penting untuk menjaga standar akreditasi rumah sakit. Pemanfaatan seluruh fasilitas dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu proses pelayanan maupun kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Selain itu, RSUD AWS juga memperoleh tambahan lahan hibah seluas sekitar 5.336 meter persegi yang berada di samping Gedung Pandurata. Lahan tersebut sebelumnya merupakan aset Kementerian Kesehatan dan akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan layanan rumah sakit, termasuk jika diperlukan penambahan area parkir maupun fasilitas kesehatan lainnya.
“Sekarang urusan lahannya sudah aman. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan pengembangannya untuk pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, proses pengadaan berbagai peralatan kesehatan juga telah dimulai. Rumah sakit tengah membeli tempat tidur pasien, bedside monitor, serta sejumlah alat medis lain sebagai persiapan operasional Gedung Pandurata.
Jaya berharap, seluruh proses pengadaan dan penataan fasilitas dapat berjalan sesuai rencana sehingga Gedung Pandurata segera dioperasikan untuk memperkuat kapasitas layanan RSUD AWS sebagai rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Timur.

