Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Pola Makan Keluarga Jadi Penentu Tumbuh Kembang dan Prestasi Anak
    Kesehatan

    Pola Makan Keluarga Jadi Penentu Tumbuh Kembang dan Prestasi Anak

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi foto bersama pada kegiatan Seminar “Keluarga Cerdas Gizi, Sehat dan Anak Berprestasi”. (Ist/Pemprov Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebiasaan makan yang diterapkan di rumah menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Asupan gizi yang seimbang sejak dini dinilai tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan fisik, tetapi juga mendukung kemampuan anak untuk belajar, berkembang dan berprestasi.

    Hal itu disampaikan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Nurul Atika Ujang.

    Ia mengatakan keluarga memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan hidup sehat anak. Pemenuhan gizi tidak bisa dilepaskan dari pola pengasuhan yang diterapkan sehari-hari.

    “Menjadi keluarga yang cerdas berarti kita memiliki kesehatan dan pengetahuan yang cukup untuk menyajikan nutrisi yang seimbang bagi keluarga. Gizi yang baik adalah fondasi utama tubuh yang sehat,” ungkapnya, Selasa, 8 September 2026.

    Ia menilai orang tua perlu memiliki pengetahuan yang cukup dalam menentukan makanan yang dikonsumsi keluarga. Sebab, pilihan makanan yang diberikan secara terus-menerus akan membentuk kebiasaan anak sekaligus memengaruhi kondisi kesehatannya dalam jangka panjang.

    Selain makanan bergizi, penerapan pola hidup aktif juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan anak. Aktivitas fisik, olahraga, kebersihan diri dan lingkungan perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan nutrisi.

    Nurul menambahkan, kesehatan tubuh dan lingkungan yang baik dapat menjadi modal bagi anak untuk berkembang menjadi pribadi yang cerdas dan kreatif. Karena itu, pengetahuan mengenai gizi dan pola asuh perlu diterapkan dalam kehidupan keluarga, bukan sekadar dipahami.

    “Langkah kecil kita dalam memilih gizi hari ini adalah investasi besar bagi masa depan anak kita kelak,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua DWP UINSI Samarinda Sri Susmiyati Zurqoni menilai, pemahaman keluarga mengenai kesehatan dan pengasuhan perlu terus diperkuat.

    “Keluarga memiliki posisi penting dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.

    Pedoman gizi seimbang sendiri mencakup konsumsi makanan yang beragam, menjaga berat badan ideal, membiasakan aktivitas fisik dan olahraga, serta menjaga kebersihan dan kesehatan,” jelasnya.

    Dengan demikian, pembentukan keluarga sehat tidak hanya bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga pada kebiasaan sehari-hari.

    “Lingkungan keluarga menjadi ruang pertama bagi anak untuk mengenal pola makan, kebersihan, aktivitas fisik dan gaya hidup sehat,” tutupnya.

     

    Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kaltim Gizi Nurul Atika Ujang pola makan UINSI
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    PWI Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Wartawan Lewat Porwada

    September 7, 2026

    Family Fun Walk PWI Kaltim Satukan Insan Pers Lintas Generasi

    September 6, 2026

    Tak Hanya Jalan Sehat, PWI Kaltim Bawa Semangat Sehat hingga Peduli Sesama

    September 6, 2026

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Sehat Tak Cukup dengan Olahraga, Udara yang Dihirup Juga Harus Dijaga

    September 3, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    R’syaSeptember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Daerah yang paling aktif menjaga kelestarian hutan jangan sampai justru memperoleh manfaat…

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    Pola Makan Keluarga Jadi Penentu Tumbuh Kembang dan Prestasi Anak

    September 8, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,327 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.