Insitekaltim, Samarinda – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim) Abdurrahman Amin menegaskan kegiatan olahraga menjadi salah satu strategi PWI Kaltim untuk mendorong pola hidup sehat di kalangan wartawan sekaligus menyiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Rahman sapaan akrabnya mengatakan, agenda olahraga wartawan tidak berhenti pada kegiatan rekreasi, tetapi telah diarahkan menjadi program pembinaan yang berkelanjutan melalui Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada).
“Jadi memang janji politik kami di periode ini melaksanakan pekan olahraga wartawan daerah setiap tahun. Jadi nanti insya Allah di Balikpapan bulan November itu sudah pelaksanaan tahun keempat,” ujarnya di Samarinda, Senin, 7 September 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Porwada memiliki beberapa tujuan. Salah satunya membangun kebiasaan hidup sehat di tengah aktivitas wartawan yang kerap memiliki pola kerja tidak teratur.
“Salah satu tujuan dari pelaksanaan Porwada itu yang pertama itu menumbuhkan semangat lifestyle hidup, gaya hidup sehat bagi di kalangan wartawan. Kita tahu wartawan ini kan gaya hidupnya agak kurang baik ya, misalnya sering begadang segala macam,” bebernya.
Selain kesehatan, Porwada juga menjadi wadah untuk mempertemukan wartawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Rahman menilai olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan karena peserta datang dari berbagai kabupaten dan kota.
“Kemudian yang kedua, dengan event olahraga Porwada itu, kita menyatukan kembali wartawan-wartawan yang ada di Kalimantan Timur. Karena itu kan pesertanya PWI keempat kota,” jelasnya.
Porwada juga diarahkan sebagai tahap persiapan menuju Porwanas. Kaltim akan mengikuti Porwanas 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Lampung pada April 2027.
Untuk mengikuti Porwada, persyaratan juga dibuat lebih terbuka. Peserta tidak harus menjadi anggota PWI, tetapi wajib telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Dengan demikian, wartawan dari organisasi profesi lain tetap dapat berpartisipasi.
“Kalau untuk Porwada syaratnya cuma satu, dia sudah UKW, itu saja. Mau anggota PWI, belum anggota PWI, atau bahkan dari organisasi wartawan yang lain boleh,” terangnya.
Sementara untuk Porwanas, kontingen Kaltim akan dipersiapkan lebih serius karena membawa nama daerah. Ia mengaku target medali belum ditetapkan secara rinci lantaran nomor pertandingan yang akan diikuti masih dalam proses pemilihan.
“Target kita target maksimal ya. Cuma berapa medali yang akan kita targetkan belum bisa kita rumuskan, karena memang masih berlangsung pemilihan nomor tandingnya,” katanya.
Meski demikian, capaian Kaltim pada Porwanas sebelumnya menunjukkan perkembangan positif. Dari Porwanas Malang 2022 menuju Porwanas Banjarmasin 2024, raihan medali kontingen Kaltim disebut meningkat hampir 300 persen.
“Yang jelas dari Porwanas Malang 2022 ke Porwanas Banjarmasin 2024, itu lonjakan raihan prestasi atau raihan medali yang dikumpulkan kontingen Kaltim itu melonjak. Melonjak sekitar hampir 300 persen dari jumlah medali,” ungkapnya.
Untuk Porwanas 2027, cabang e-sport kembali menjadi salah satu andalan Kaltim. Selain itu, PWI Kaltim juga berharap cabang futsal mampu meningkatkan pencapaian setelah sebelumnya meraih medali perunggu di Banjarmasin.
“Kita maksimalkan di e-sport tetap. Cabang-cabang seperti futsal juga kita mudah-mudahan bisa naik. Kemarin dapat perunggu kan di Banjarmasin, mudah-mudahan kita bisa masuk final di 2027 ini,” pungkasnya.

