Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien
    Kesehatan

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    IraBy IraJuli 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap tindakan medis.

    Pasien maupun keluarga pasien harus memperoleh penjelasan secara menyeluruh mengenai manfaat, prosedur, hingga risiko yang mungkin terjadi sebelum tindakan dilakukan.

    Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin menyusul hasil audit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terhadap kasus tertinggalnya kawat medis (wire) di pembuluh darah pasien di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

    Menurut Jaya, komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dengan pasien menjadi bagian penting dalam pelayanan medis. Dengan pemahaman yang utuh, pasien dan keluarga tidak akan terkejut apabila muncul risiko yang memang telah dijelaskan sebelumnya.

    “Dengan begitu, jika terjadi risiko yang memang tidak dapat dihindari, tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun ketidakpuasan,” ujarnya di Samarinda, Rabu, 22 Juli 2026.

    Ia menjelaskan, setiap tindakan medis memiliki tingkat risiko yang berbeda. Pada prosedur berisiko tinggi, seperti pemasangan alat pada pembuluh darah atau jantung, dokter wajib memberikan penjelasan secara lengkap kepada pasien maupun keluarga sebelum tindakan dilakukan.

    Selain komunikasi dengan pasien, Jaya juga menyoroti pentingnya koordinasi antartenaga kesehatan. Menurutnya, penanganan pasien yang melibatkan lebih dari satu dokter harus didukung komunikasi yang efektif agar seluruh proses pelayanan berjalan selaras.

    “Tidak boleh masing-masing berjalan sendiri. Komunikasi antardokter maupun antarbidang harus berjalan dengan baik supaya penanganan pasien optimal,” katanya.

    Hasil audit Kemenkes juga menemukan perlunya penguatan komunikasi internal rumah sakit dan komunikasi dengan keluarga pasien. Meski saat itu pasien berada dalam kondisi gawat darurat sehingga membutuhkan penanganan cepat, aspek penyampaian informasi tetap menjadi perhatian untuk diperbaiki.

    Jaya memastikan temuan tersebut telah menjadi bahan evaluasi bagi RSUD AWS dan Dinas Kesehatan Kaltim.

    Perbaikan akan difokuskan pada tata kelola komunikasi klinis, koordinasi pelayanan, serta pemenuhan hak pasien untuk memperoleh informasi yang jelas sebelum menjalani tindakan medis.

    “Komunikasi yang baik tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keselamatan pasien dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan,” pungkasnya.

     

    Dinkes Kaltim Jaya Mualimin Tindakan Medis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.