Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun: Perbedaan Keyakinan Jangan Sampai Memutus Persaudaraan

    November 7, 2026

    Indosat Perkenalkan 5G di Samarinda, Dukung Aktivitas Digital Masyarakat

    November 7, 2026

    Hasil Pemantauan Udara Tunjukkan Kategori Sangat Tidak Sehat, Kecamatan Sambutan Perkuat Imbauan Kesehatan

    November 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien
    Kesehatan

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    IraBy IraJuli 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap tindakan medis.

    Pasien maupun keluarga pasien harus memperoleh penjelasan secara menyeluruh mengenai manfaat, prosedur, hingga risiko yang mungkin terjadi sebelum tindakan dilakukan.

    Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin menyusul hasil audit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terhadap kasus tertinggalnya kawat medis (wire) di pembuluh darah pasien di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

    Menurut Jaya, komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dengan pasien menjadi bagian penting dalam pelayanan medis. Dengan pemahaman yang utuh, pasien dan keluarga tidak akan terkejut apabila muncul risiko yang memang telah dijelaskan sebelumnya.

    “Dengan begitu, jika terjadi risiko yang memang tidak dapat dihindari, tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun ketidakpuasan,” ujarnya di Samarinda, Rabu, 22 Juli 2026.

    Ia menjelaskan, setiap tindakan medis memiliki tingkat risiko yang berbeda. Pada prosedur berisiko tinggi, seperti pemasangan alat pada pembuluh darah atau jantung, dokter wajib memberikan penjelasan secara lengkap kepada pasien maupun keluarga sebelum tindakan dilakukan.

    Selain komunikasi dengan pasien, Jaya juga menyoroti pentingnya koordinasi antartenaga kesehatan. Menurutnya, penanganan pasien yang melibatkan lebih dari satu dokter harus didukung komunikasi yang efektif agar seluruh proses pelayanan berjalan selaras.

    “Tidak boleh masing-masing berjalan sendiri. Komunikasi antardokter maupun antarbidang harus berjalan dengan baik supaya penanganan pasien optimal,” katanya.

    Hasil audit Kemenkes juga menemukan perlunya penguatan komunikasi internal rumah sakit dan komunikasi dengan keluarga pasien. Meski saat itu pasien berada dalam kondisi gawat darurat sehingga membutuhkan penanganan cepat, aspek penyampaian informasi tetap menjadi perhatian untuk diperbaiki.

    Jaya memastikan temuan tersebut telah menjadi bahan evaluasi bagi RSUD AWS dan Dinas Kesehatan Kaltim.

    Perbaikan akan difokuskan pada tata kelola komunikasi klinis, koordinasi pelayanan, serta pemenuhan hak pasien untuk memperoleh informasi yang jelas sebelum menjalani tindakan medis.

    “Komunikasi yang baik tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keselamatan pasien dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan,” pungkasnya.

     

    Dinkes Kaltim Jaya Mualimin Tindakan Medis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    TPP Empat Bulan Rp108,5 Miliar Akhirnya Cair, Ribuan Nakes RSUD di Kaltim Menunggu Dana Masuk Rekening

    November 5, 2026

    Ikan Asin Diduga Disemprot Obat Serangga, Ini Risiko dan Cara Mengenalinya

    November 1, 2026

    Target Kabupaten/Kota Sehat Belum Merata, Sejumlah Indikator di Kaltim Masih Rendah

    Oktober 30, 2026

    Waspada DBD Saat Musim Hujan, Puncak Kasus Kaltim Diprediksi Awal Tahun

    Oktober 30, 2026

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026

    Tingkatkan Edukasi Kesehatan Warga, Kelurahan Selili Dorong Peran Aktif Kader Posyandu

    Oktober 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun: Perbedaan Keyakinan Jangan Sampai Memutus Persaudaraan

    SintaNovember 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan…

    Indosat Perkenalkan 5G di Samarinda, Dukung Aktivitas Digital Masyarakat

    November 7, 2026

    Hasil Pemantauan Udara Tunjukkan Kategori Sangat Tidak Sehat, Kecamatan Sambutan Perkuat Imbauan Kesehatan

    November 7, 2026

    Kualitas Udara Makroman, Sindang Sari dan Pulau Atas Sangat Tidak Sehat, Puskesmas Imbau Warga Waspada

    November 7, 2026

    DLH Samarinda Dorong Kepedulian Bersama, Kualitas Udara Baik Harus Dipertahankan

    November 7, 2026
    1 2 3 … 3,435 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.