Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026

    Kemendikdasmen Perkuat Layanan Pendidikan Anak Indonesia di Malaysia dan Luar Negeri

    September 18, 2026

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK
    Kesehatan

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 18, 2026Updated:September 18, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinkes Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih saat ditemui diruangannya. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda turut memantau kualitas air bersih dan air minum di tengah gangguan distribusi air akibat intrusi air laut yang masuk ke Sungai Mahakam.

    Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinkes, karena ketersediaan dan kualitas air berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Pemantauan dilakukan melalui tim kesehatan lingkungan atau sanitarian yang berada di 26 Puskesmas di Kota Samarinda.

    Kepala Dinkes Kota Samarinda Ismed Kusasih mengatakan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap kualitas udara, tetapi juga terhadap air bersih dan air minum yang digunakan masyarakat.

    “Di 26 Puskesmas tadi selain melakukan pemantauan terhadap kualitas udara, teman-teman sanitarian juga melakukan pemeriksaan kualitas air bersih,” kata Ismed saat ditemui di Kantor Dinkes Samarinda, Kamis 17 September 2026.

    Menurutnya, hasil pemeriksaan kualitas air tersebut nantinya akan disampaikan kepada Dinkes Samarinda untuk menjadi bahan masukan kepada Perumdam Tirta Kencana atau PDAM terkait kondisi distribusi air kepada masyarakat.

    Gangguan distribusi air terjadi karena adanya intrusi air laut ke Sungai Mahakam. Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang perlu diantisipasi karena masyarakat tetap membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

    Untuk sementara, Dinkes mengimbau agar air PDAM yang didistribusikan digunakan terutama untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

    “Yang jelas sekarang air PDAM yang didistribusikan ini kita harapkan paling tidak hanya untuk MCK,” ujarnya.

    Sementara untuk penggunaan air sebagai air minum, terdapat sejumlah persyaratan dan tata cara yang perlu diperhatikan masyarakat. Dinkes akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pengolahan air yang aman untuk dikonsumsi.

    Di sisi lain, gangguan ketersediaan air bersih juga membuat Dinkes memantau kemungkinan peningkatan penyakit yang berkaitan dengan kondisi sanitasi dan kualitas air, termasuk diare.

    Ismed mengatakan kasus diare memang terpantau mengalami peningkatan, tetapi sejauh ini belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Dinkes masih menghimpun data dari fasilitas kesehatan untuk melihat perkembangan kasus secara lebih menyeluruh.

    “Yang jelas mungkin ada peningkatan tapi masih belum signifikan,” katanya.

    Pemantauan dilakukan secara berkala melalui 26 Puskesmas. Data tersebut nantinya menjadi bagian dari evaluasi Dinkes dalam mengantisipasi dampak gangguan air bersih terhadap kesehatan masyarakat.

    Dinkes juga mengimbau masyarakat memperhatikan pengolahan air sebelum digunakan sebagai air minum. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya gangguan kesehatan selama distribusi air bersih masih terdampak kondisi Sungai Mahakam.

    Dengan pemantauan kualitas air yang dilakukan di tingkat Puskesmas, Dinkes berharap kondisi air yang diterima masyarakat dapat terus diawasi dan perkembangan penyakit seperti diare dapat segera diketahui.

    Dinkes Samarinda Ismed Kusasih MCK PDAM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat, Esensi Pencegahan Kerusakan Tulang Belakang

    September 12, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketersediaan buku di Kalimantan Timur (Kaltim) masih belum mencukupi kebutuhan penduduk. Tahun…

    Kemendikdasmen Perkuat Layanan Pendidikan Anak Indonesia di Malaysia dan Luar Negeri

    September 18, 2026

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,348 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.