Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian budaya. Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak boleh membuat masyarakat kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.
Andi Harun mengatakan tradisi Bersih Desa bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan, keamanan dan rezeki. Tradisi tersebut juga menjadi simbol keharmonisan hubungan manusia dengan Sang Pencipta, sesama dan lingkungan.
Ia menilai budaya memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, kepedulian sosial, serta rasa memiliki terhadap kampung halaman. Karena itu, pelestarian budaya harus terus dilakukan agar generasi muda tetap mengenal akar budayanya di tengah derasnya arus modernisasi.
“Daerah yang maju bukanlah daerah yang meninggalkan budayanya, tetapi daerah yang mampu berkembang tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” ujarnya saat menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Penutupan Bersih Desa Rawa Makmur Tahun 2026 di Pendopo Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Senin, 27 Juli malam.
Ia mengapresiasi masyarakat Rawa Makmur yang terus mempertahankan tradisi warisan leluhur. Budaya yang kuat menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang maju, berkarakter dan bermartabat.
Lebih lanjut, Andi Harun menyebut pagelaran wayang kulit tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai kehidupan, seperti kejujuran, kepemimpinan yang bijaksana, keberanian menegakkan kebenaran, kesabaran, serta semangat persatuan. Nilai-nilai tersebut masih relevan untuk mendukung pembangunan Samarinda sebagai kota yang maju dan modern tanpa meninggalkan akar budayanya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para seniman dan pelaku budaya yang terus menjaga eksistensi seni tradisional. Kegiatan seperti Gebyar Seni Budaya perlu terus dilestarikan sebagai ruang silaturahmi, sarana edukasi, sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melestarikan warisan budaya bangsa.
Orang nomor satu Kota Tepian itu pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persatuan dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun lingkungan. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh melalui tradisi budaya dapat menjadi energi positif untuk mewujudkan Samarinda yang semakin maju, bersih, hijau, nyaman dan membanggakan.

