Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Juni 5, 2026

    Raperda TBC-HIV Segera Rampung, DPRD Samarinda Ingin Pencegahan Lebih Agresif

    Juni 5, 2026

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    Juni 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan
    Kesehatan

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi dokter sedang merawat pasien (foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penumpukan pasien pada dokter yang dianggap favorit berpotensi meningkatkan risiko kelelahan tenaga medis. Ini pada akhirnya, dapat memengaruhi kualitas layanan dan keselamatan pasien.

    Kebiasaan sebagian masyarakat, yang hanya ingin berobat kepada dokter tertentu. Dinilai, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap pelayanan kesehatan.

    Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Jaya Mualimin mengatakan, masyarakat sebenarnya tidak perlu khawatir. Jika ditangani dokter lain, yang bertugas di rumah sakit.

    Menurutnya, seluruh dokter yang telah memperoleh izin praktik. Telah melalui proses kredensial dan memiliki standar, kompetensi yang sama sesuai bidang keahlian masing-masing.

    Ia menilai, fenomena dokter favorit tidak jauh berbeda dengan kebiasaan masyarakat. Memilih rumah makan yang ramai, karena dianggap memiliki kualitas lebih baik dibanding tempat lain.

    Padahal, dokter-dokter lain yang bertugas. Juga telah memenuhi standar pelayanan, yang ditetapkan.

    “Pelayanan itu ada standarnya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir kalau ditangani dokter yang lain,” ujarnya di Samarinda Jumat, 5 Juni 2026.

    Menurut Jaya, penumpukan pasien pada satu dokter. Justru dapat memicu kelelahan, akibat tingginya beban kerja. Kondisi tersebut berpotensi, memengaruhi konsentrasi tenaga medis saat memberikan pelayanan kepada pasien.

    “Kalau dokter itu capek tentu ada pengaruhnya. Karena itu jangan sampai masyarakat hanya terpaku pada satu dokter saja,” katanya.

    Selain menyoroti fenomena dokter favorit, Jaya juga mengingatkan, pentingnya pengaturan jam kerja dokter. Terutama bagi tenaga medis, yang memiliki lebih dari satu tempat praktik.

    Ia menilai, dokter perlu menjaga stamina dan waktu istirahat. Agar tetap, dapat memberikan pelayanan secara optimal.

    Jaya menambahkan, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada satu orang dokter.

    Rumah sakit telah menerapkan, standar mutu dan sistem pengawasan untuk memastikan seluruh tenaga medis memberikan pelayanan sesuai kompetensinya.

    Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih terbuka. Dalam memilih dokter dan tidak hanya, berfokus pada nama-nama tertentu.

    Selain membantu pemerataan pelayanan, langkah tersebut juga dapat mengurangi risiko kelelahan, tenaga medis akibat beban kerja yang berlebihan.

    “Dokter yang terlalu lelah ? tentu ada bahaya yang mengintai. Karena itu perlu keseimbangan antara jumlah pasien, jam kerja, dan waktu istirahat agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” pungkasnya.

     

    Dinkes Kaltim Dokter Favorit Jaya Mualimin Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Raperda TBC-HIV Segera Rampung, DPRD Samarinda Ingin Pencegahan Lebih Agresif

    Juni 5, 2026

    Anak Muda Kini Jadi Kelompok Rentan Penyakit Gagal Ginjal Dibanding Lansia

    Juni 4, 2026

    Semua Petugas Rumah Sakit Wajib Pahami Keselamatan Pasien

    Juni 4, 2026

    Tiga Jemaah Haji Lansia Asal Kaltim Meninggal di Tanah Suci, Dua Akibat Serangan Jantung

    Juni 3, 2026

    Kasus Ring Jantung RSUD AWS, Kemenkes dan Majelis Profesi Turun Tangan

    Juni 2, 2026

    Kasus Dugaan Malapraktik di AWS Jadi Ujian Kepercayaan Publik, Dewas Turun Evaluasi

    Juni 1, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Nur AjijahJuni 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penumpukan pasien pada dokter yang dianggap favorit berpotensi meningkatkan risiko kelelahan tenaga medis.…

    Raperda TBC-HIV Segera Rampung, DPRD Samarinda Ingin Pencegahan Lebih Agresif

    Juni 5, 2026

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    Juni 5, 2026

    RSUD Kewalahan Tampung Pasien TBC dan HIV, DPRD Samarinda Minta RS Swasta Jangan Lepas Tangan

    Juni 5, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026
    1 2 3 … 3,123 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.