Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    Juli 11, 2026

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Anak Muda Kini Jadi Kelompok Rentan Penyakit Gagal Ginjal Dibanding Lansia
    Kesehatan

    Anak Muda Kini Jadi Kelompok Rentan Penyakit Gagal Ginjal Dibanding Lansia

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 4, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Deretan minuman manis cepat saji yang menjadi pavorit anak muda (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Gagal ginjal, kini tidak lagi identik dengan penyakit usia lanjut. Tren menunjukkan, semakin banyak kasus ditemukan pada kelompok usia produktif yang memiliki pola konsumsi minuman manis tinggi.

    Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang berbicara tentang biaya kesehatan yang ditanggung negara mengaku, meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis, termasuk gagal ginjal yang banyak diderita anak-anak berusia produktif.

    Penyakit ini menguras Rp13 triliun uang negara dan biaya yang ditanggung meningkat lebih dari 400 persen dalam enam tahun terakhir.

    Data BPJS Kesehatan periode 2019–2025 menunjukkan, penyakit ginjal menjadi penyumbang biaya katastropik terbesar dengan kenaikan pembiayaan lebih dari 400 persen.

    Angka tersebut jauh melampaui peningkatan biaya penyakit jantung dan stroke yang berada di kisaran 38–40 persen. Pada 2025, biaya penanganan gagal ginjal yang ditanggung BPJS Kesehatan mencapai Rp13 triliun.

    Ia menjelaskan, kebiasaan mengonsumsi minuman manis di kalangan anak-anak Indonesia menjadi sorotan serius.

    Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, lebih dari 50 persen anak usia tiga hingga 14 tahun tercatat, mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali setiap hari. Menjadikannya kelompok dengan tingkat konsumsi tertinggi ,dibandingkan kelompok usia lainnya.

    Data SKI 2023 menunjukkan proporsi konsumsi minuman manis lebih dari sekali sehari mencapai 51,4 persen pada anak usia 3–4 tahun, 53,0 persen pada usia 5–9 tahun, dan 50,7 persen pada usia 10–14 tahun.

    Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di level 47,5 persen.

    Menteri Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis. Secara berlebihan, dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk gagal ginjal.

    Satu gelas minuman manis cepat saji, dapat mengandung gula dalam jumlah tinggi. Bahkan mendekati atau melebihi batas konsumsi harian, yang dianjurkan. Karena itu, masyarakat, khususnya anak muda, diminta lebih bijak dalam memilih minuman demi mencegah risiko penyakit kronis di masa mendatang.

    Tingginya konsumsi minuman manis sejak usia dini menjadi sinyal perlunya edukasi dan perubahan pola hidup sehat agar generasi muda terhindar dari ancaman penyakit tidak menular yang semakin meningkat.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV

    Juli 11, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Kesehatan, SPM Tetap Sesuai Target

    Juli 10, 2026

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD AWS Libatkan Publik Susun Standar Pelayanan

    Juli 8, 2026

    Hadirkan PET CT Scan, Layanan Kedokteran Nuklir RSUD AWS Pertama di Luar Jawa-Bali

    Juli 8, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    R’syaJuli 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Adipt Maraja berpeluang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang…

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026

    5 Tanda Social Battery Habis, Kenali Bedanya dengan Antisosial

    Juli 11, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026
    1 2 3 … 3,207 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.