Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Semua Petugas Rumah Sakit Wajib Pahami Keselamatan Pasien
    Kesehatan

    Semua Petugas Rumah Sakit Wajib Pahami Keselamatan Pasien

    IraBy IraJuni 4, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Narasi.co/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Seluruh elemen yang bekerja di lingkungan rumah sakit, mulai dari perawat, tenaga penunjang, petugas kebersihan hingga satpam. Ikut bertanggung jawab, terhadap keselamatan pasien (patient safety).

    Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Jaya Mualimin, saat menyoroti pentingnya budaya keselamatan pasien yang harus terus dibangun oleh manajemen rumah sakit.

    Menurutnya, manajemen rumah sakit memiliki tanggung jawab menciptakan iklim kerja yang menempatkan keselamatan pasien, sebagai prioritas utama. Budaya tersebut harus dipahami dan diterapkan, oleh seluruh masyarakat rumah sakit tanpa terkecuali.

    “Patient safety itu menjadi tanggung jawab rumah sakit. Mulai dari perawat, dokter, tenaga penunjang, petugas kebersihan sampai satpam harus terlibat dalam peningkatan pelayanan kepada pasien,” ujarnya di Dinkes Kaltim Samarinda, Selasa, 2 Juni 2026.

    Jaya menjelaskan, dalam konsep akreditasi rumah sakit. Setiap petugas wajib memahami standar pelayanan dasar, yang berkaitan dengan keselamatan pasien. Bahkan seorang satpam sekalipun, harus mengetahui prosedur kebersihan seperti enam langkah mencuci tangan yang benar.

    Menurutnya, tugas satpam tidak hanya menjaga keamanan lingkungan rumah sakit. Tetapi juga, turut mendukung pencegahan infeksi nosokomial atau infeksi yang terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan.

    “Satpam harus bisa cuci tangan , yang benar. Mereka bukan hanya mengamankan lingkungan, tetapi juga membantu mencegah penyebaran infeksi di rumah sakit,” katanya.

    Ia menambahkan, paradigma pelayanan kesehatan saat ini telah berubah. Jika dahulu pelayanan lebih berpusat pada dokter (doctor centered). Kini seluruh sistem pelayanan, mengarah pada konsep patient centered atau berpusat pada pasien.

    Dalam konsep tersebut, seluruh tenaga yang terlibat dalam pelayanan pasien bekerja secara terintegrasi, mulai dari dokter, perawat, apoteker, tenaga penunjang medis, petugas layanan hingga manajemen rumah sakit.

    “Kalau dulu dokter center, sekarang patient center. Semua pengelola, asuhan pasien bekerja bersama-sama. Tidak hanya dokter, tetapi juga perawat, apoteker, tenaga penunjang, satpam, cleaning service hingga manajemen,” jelasnya.

    Jaya mengatakan, penerapan pelayanan berbasis pasien membutuhkan integrasi asuhan yang baik. Karena itu, setiap rumah sakit harus memiliki sistem, yang mampu mengelola seluruh informasi pelayanan pasien secara terpadu. Agar kualitas layanan dan keselamatan pasien, dapat terjamin.

    Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak lagi ditentukan oleh satu profesi tertentu. Melainkan oleh kolaborasi seluruh sumber daya manusia, yang bekerja di rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Jalan Sedikit Sudah Tersengal? Waspadai Tanda Gagal Jantung

    September 21, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    IraSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyaluran cadangan pangan pemerintah ke wilayah pedalaman Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) khususnya…

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Terowongan Samarinda Tinggal Tunggu Rekomendasi Ahli, Operasional Ditarget Akhir Tahun

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026
    1 2 3 … 3,363 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.