Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    July 27, 2026

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Semua Petugas Rumah Sakit Wajib Pahami Keselamatan Pasien
    Kesehatan

    Semua Petugas Rumah Sakit Wajib Pahami Keselamatan Pasien

    Nur AjijahBy Nur AjijahJune 4, 2026Updated:July 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Narasi.co/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Seluruh elemen yang bekerja di lingkungan rumah sakit, mulai dari perawat, tenaga penunjang, petugas kebersihan hingga satpam. Ikut bertanggung jawab, terhadap keselamatan pasien (patient safety).

    Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Jaya Mualimin, saat menyoroti pentingnya budaya keselamatan pasien yang harus terus dibangun oleh manajemen rumah sakit.

    Menurutnya, manajemen rumah sakit memiliki tanggung jawab menciptakan iklim kerja yang menempatkan keselamatan pasien, sebagai prioritas utama. Budaya tersebut harus dipahami dan diterapkan, oleh seluruh masyarakat rumah sakit tanpa terkecuali.

    “Patient safety itu menjadi tanggung jawab rumah sakit. Mulai dari perawat, dokter, tenaga penunjang, petugas kebersihan sampai satpam harus terlibat dalam peningkatan pelayanan kepada pasien,” ujarnya di Dinkes Kaltim Samarinda, Selasa, 2 Juni 2026.

    Jaya menjelaskan, dalam konsep akreditasi rumah sakit. Setiap petugas wajib memahami standar pelayanan dasar, yang berkaitan dengan keselamatan pasien. Bahkan seorang satpam sekalipun, harus mengetahui prosedur kebersihan seperti enam langkah mencuci tangan yang benar.

    Menurutnya, tugas satpam tidak hanya menjaga keamanan lingkungan rumah sakit. Tetapi juga, turut mendukung pencegahan infeksi nosokomial atau infeksi yang terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan.

    “Satpam harus bisa cuci tangan , yang benar. Mereka bukan hanya mengamankan lingkungan, tetapi juga membantu mencegah penyebaran infeksi di rumah sakit,” katanya.

    Ia menambahkan, paradigma pelayanan kesehatan saat ini telah berubah. Jika dahulu pelayanan lebih berpusat pada dokter (doctor centered). Kini seluruh sistem pelayanan, mengarah pada konsep patient centered atau berpusat pada pasien.

    Dalam konsep tersebut, seluruh tenaga yang terlibat dalam pelayanan pasien bekerja secara terintegrasi, mulai dari dokter, perawat, apoteker, tenaga penunjang medis, petugas layanan hingga manajemen rumah sakit.

    “Kalau dulu dokter center, sekarang patient center. Semua pengelola, asuhan pasien bekerja bersama-sama. Tidak hanya dokter, tetapi juga perawat, apoteker, tenaga penunjang, satpam, cleaning service hingga manajemen,” jelasnya.

    Jaya mengatakan, penerapan pelayanan berbasis pasien membutuhkan integrasi asuhan yang baik. Karena itu, setiap rumah sakit harus memiliki sistem, yang mampu mengelola seluruh informasi pelayanan pasien secara terpadu. Agar kualitas layanan dan keselamatan pasien, dapat terjamin.

    Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak lagi ditentukan oleh satu profesi tertentu. Melainkan oleh kolaborasi seluruh sumber daya manusia, yang bekerja di rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Perdana Ikuti Penilaian Kota Pangan Aman, Dinkes Sebut Jadi Ajang Evaluasi

    July 27, 2026

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026

    Aktif Jalani Pengobatan HIV, Masih 2.211 Orang Penderita di Samarinda

    July 24, 2026

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    July 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    Nur AjijahJuly 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat laju pertumbuhan ekonomi 2025, berada di…

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026

    Dua Wakil Indonesia Siap Bersaing di Srikandi Merdeka Cup 2026

    July 27, 2026

    BPBD Kaltim Gandeng Dunia Usaha Percepat Pemulihan Pascabencana

    July 27, 2026
    1 2 3 … 3,242 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.