Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Ikan Laut di Pasar Segiri Mulai Stabil, Daging dan Bawang Masih Merangkak Naik

    Mei 21, 2026

    Satgas Pangan Dalami Temuan Selisih Bobot LPG di Samarinda, Pertamina dan SPBE Akan Diperiksa

    Mei 21, 2026

    Pasar Segiri Lesu Jelang Iduladha, Pedagang Keluhkan Pembeli Mulai Berhemat

    Mei 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Distribusi BBM Disorot, Sukri Nilai Pembatasan Belum Efektif dan Pom Mini Perlu Diawasi
    Kaltim

    Distribusi BBM Disorot, Sukri Nilai Pembatasan Belum Efektif dan Pom Mini Perlu Diawasi

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua JMSI Kaltim, Mohammad Sukri, saat memberi keterangan mengenai distribusi BBM (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri menyoroti persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di daerah, yang dinilai masih belum optimal meskipun kebijakan pembatasan telah diterapkan.

    Menurutnya antrean panjang di sejumlah SPBU menunjukkan bahwa kebijakan tersebut belum berjalan efektif di lapangan.

    “Kalau antrean masih terjadi berarti sistemnya belum maksimal,” ujarnya, Minggu 5 April 2026.

    Ia menilai persoalan utama bukan hanya pada pembatasan, tetapi juga pada sistem distribusi dan pengawasan yang belum sepenuhnya berjalan baik.

    Meski berbagai mekanisme telah diterapkan, kondisi di lapangan dinilai belum mengalami perubahan signifikan.

    “Secara aturan sudah ada pembatasan, tapi kenyataannya masyarakat masih harus antre panjang,” katanya.

    Sukri menegaskan pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar kebijakan yang diterapkan benar-benar menyentuh akar persoalan dan tidak merugikan masyarakat, khususnya pengguna BBM harian.

    “Yang paling terdampak itu masyarakat kecil karena mereka yang merasakan langsung antrean,” tegasnya.

    Selain itu ia juga menyoroti maraknya penjualan BBM eceran atau pom mini (pomin) di berbagai titik di Samarinda dan wilayah lain di Kaltim.

    Menurutnya keberadaan pom mini tidak hanya berkaitan dengan distribusi BBM, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan.

    “Risiko kebakaran itu cukup besar jika tidak diawasi dengan baik,” ujarnya.

    Ia menilai masih banyaknya pom mini yang beroperasi menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan.

    Di sisi lain upaya penertiban juga dinilai belum maksimal karena belum adanya regulasi yang kuat sebagai dasar penindakan.

    “Penertiban akan sulit kalau belum ada aturan yang jelas,” katanya.

    Menurutnya pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret, baik melalui penyusunan regulasi maupun peningkatan pengawasan, agar potensi risiko dapat diminimalkan.

    Sukri berharap pembenahan distribusi BBM dan pengawasan terhadap pom mini dapat berjalan seiring, sehingga tidak hanya mengatasi antrean, tetapi juga menjaga keselamatan masyarakat.

    “Intinya kebijakan harus tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat,” pungkasnya.

    BBM JMSI Kaltim Mohammad Sukri Pom Mini
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026

    Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif

    Mei 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Ikan Laut di Pasar Segiri Mulai Stabil, Daging dan Bawang Masih Merangkak Naik

    SittiMei 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Segiri Samarinda mulai menunjukkan tren beragam…

    Satgas Pangan Dalami Temuan Selisih Bobot LPG di Samarinda, Pertamina dan SPBE Akan Diperiksa

    Mei 21, 2026

    Pasar Segiri Lesu Jelang Iduladha, Pedagang Keluhkan Pembeli Mulai Berhemat

    Mei 21, 2026

    Sidak LPG Jelang Iduladha, Pemkot Samarinda Temukan Timbangan Error di SPBE Tanah Merah

    Mei 21, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026
    1 2 3 … 3,100 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.