Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Sidak LPG Jelang Iduladha, Pemkot Samarinda Temukan Timbangan Error di SPBE Tanah Merah
    Samarinda

    Sidak LPG Jelang Iduladha, Pemkot Samarinda Temukan Timbangan Error di SPBE Tanah Merah

    AminahBy AminahMei 21, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pemerintah Kota Samarinda melakukan pengecekan timbangan tabung gas bersubsidi di SPBE Tanah Merah jelang meningkatnya kebutuhan Iduladha. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menemukan dugaan ketidaksesuaian alat timbang saat inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Tanah Merah, Kamis, 21 Mei 2026.

    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri meminta pengawasan dan kalibrasi alat timbang LPG diperketat. (Insitekaltim/Aminah)

    Temuan itu memicu perhatian pemerintah kota karena menyangkut akurasi isi tabung LPG yang diterima masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

    Sidak dilakukan bersama Satuan Tugas (Satgas) pangan dan pihak terkait untuk memastikan distribusi gas bersubsidi berjalan aman serta sesuai standar takaran.

    Dalam pengecekan di lapangan Saefuddin mengungkap adanya alat timbang yang diduga mengalami error sehingga perlu segera ditindaklanjuti dan dikalibrasi ulang.

    “Ternyata ada beberapa hal yang harus kita sikapi kaitannya dengan proses mulai dari tabung kosong sampai terisi. Ada alat timbangan yang error dan ini harus disikapi,” kata Saefuddin di lokasi.

    Persoalan tersebut semestinya tidak terjadi apabila pengawasan dan kontrol produksi dilakukan secara ketat sebelum proses pengisian berjalan.

    “Seharusnya ini tidak perlu terjadi kalau kontrolnya bagus. Sebelum produksi harus dicek dulu, setelah produksi juga harus kontrol lagi,” ujarnya.

    Ia meminta satgas bersama pihak produsen segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan alat ukur di SPBE agar kejadian serupa tidak terulang.

    “Peralatan-peralatan itu harus dikalibrasi. Satgas harus berkoordinasi supaya masyarakat mendapatkan kejelasan, mulai tabung masuk kosongnya berapa, keluar isinya berapa,” katanya.

    Saefuddin menilai persoalan itu mengarah pada unsur kelalaian karena alat ukur merupakan komponen vital dalam distribusi LPG bersubsidi.

    “Tadi ada salah satu kelalaian dari produsen, kenapa sampai alat untuk menghitung timbangan itu bisa error. Ini harus dibenahi,” tegasnya.

    Meski menemukan indikasi masalah pada alat timbang, pemerintah belum menyimpulkan adanya pengurangan isi tabung LPG yang beredar di masyarakat. Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan bersama pihak teknis dan metrologi.

    Sementara itu, Sales Branch Manager Gas VII Rayon Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) PT Pertamina Patra Niaga M Angga Dexora mengakui adanya perbedaan hasil timbangan dalam pengecekan di SPBE.

    Namun ia menegaskan alat timbang yang digunakan perusahaan sebenarnya telah melalui proses tera resmi.

    “Timbangan kami sudah ditera, timbangan pembanding juga sudah ditera. Tapi tadi memang ditemukan ada perbedaan sehingga perlu dicek lagi,” ujarnya.

    Temuan tersebut masih harus ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan sumber selisih yang terjadi.

    “Kita perlu mengecek lagi apakah selisih itu berasal dari alat timbangnya atau ada faktor lain,” katanya.

    Ia juga memastikan Pertamina memiliki prosedur ketat terhadap kelayakan tabung LPG sebelum dilakukan pengisian. Tabung yang dinilai rusak atau tidak layak edar dipastikan tidak akan diisi.

    Selain itu, Pertamina juga melakukan pengujian berkala terhadap tabung LPG 3 kilogram setiap lima tahun sekali untuk memastikan keamanan penggunaan masyarakat.

    “Kalau tabung bocor atau secara fisik tidak layak, kami tidak isikan, smua ada spesifikasinya. Setiap lima tahun tabung diuji tapi kalau sebelum itu secara fisik terlihat harus dicek, maka akan langsung kami tarik untuk pemeriksaan,” tandasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    AminahOktober 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyalahgunaan cairan rokok elektrik atau vape yang dapat dicampur zat berbahaya menjadi…

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,382 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.