Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DBH Anjlok, DPRD Kaltim Desak Pemprov Cari Pendapatan Alternatif
    DPRD Kaltim

    DBH Anjlok, DPRD Kaltim Desak Pemprov Cari Pendapatan Alternatif

    SittiBy SittiMay 28, 2025Updated:May 28, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Proyeksi pendapatan Kalimantan Timur dari sektor pertambangan kian merosot. Harga batu bara yang tidak stabil serta kebijakan pusat yang menekan daya beli dan serapan belanja, memengaruhi langsung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Kondisi ini disorot dalam rapat dengar pendapat antara Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu, 28 Mei 2025 di Gedung E DPRD Kaltim.

    Wakil Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono mengusulkan agar pemerintah provinsi segera menggarap potensi pendapatan dari sektor lain. Baginya, kondisi APBD yang melambat tak bisa terus bertumpu pada sumber daya alam seperti batubara.

    “Yang jelas kita ingin mencoba potensi-potensi pendapatan dari sektor lain. Artinya memang APBD kita mengalami perlambatan, yang diakibatkan Perpres Nomor 1 Tahun 2025 itu,” ujarnya usai mengikuti rapat.

    Perpres yang dimaksud adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah, yang disebut berdampak pada daya beli masyarakat dan realisasi belanja pemerintah.

    Menurutnya, beberapa komponen pendapatan asli daerah (PAD) kini berada dalam posisi tertekan. Turunnya Dana Bagi Hasil (DBH), terutama dari sektor tambang, menjadi salah satu sumber kekhawatiran.

    Sapto menyebut ada penurunan kontribusi dari perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebesar 1,5 persen, dan penyebabnya masih belum bisa dipastikan.

    “Kita juga akan cross check dan panggil terkait penyebab penurunannya. Apakah dari harga batu bara atau dari kuantitasnya,” katanya.

    Dalam rapat itu, DPRD juga mempertanyakan kejelasan proyeksi pendapatan dari sektor Personal Income (PI), atau pendapatan perorangan, yang disebut-sebut dapat menyumbang 10 persen. Namun hingga kini, belum ada angka pasti dari Biro Ekonomi.

    Pemerintah provinsi juga didorong untuk mengoptimalkan potensi penerimaan dari sektor kehutanan dan hasil tambang yang belum pernah benar-benar dimanfaatkan. Dua sektor yang disebut, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Pajak Hasil Kehutanan (PKH) dan Pajak Hasil Tambang (PHT), menjadi sorotan lantaran Kalimantan Timur belum pernah memperoleh pemasukan dari sana, meski aktivitas eksploitasi terus berlangsung.

    “Itu yang selama ini Kaltim tidak mendapatkan pemasukan sama sekali. Padahal, hancurnya di sini, rusaknya hutan di sini, tapi pemasukan tidak ke sini. Itu yang akan kita perjuangkan,” ucap Sapto.

    DPRD mencatat, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya telah diminta hadir untuk membahas peluang ini, dan surat resmi juga sudah dilayangkan kepada gubernur. Harapannya, ada langkah serius untuk memastikan dua sektor itu bisa menjadi sumber tambahan pendapatan.

    Sementara itu, BPKAD dan Bapenda dalam rapat tersebut menyampaikan data mengenai dana transfer dari pusat. Beberapa telah terealisasi, sementara lainnya masih dalam proses. DPRD meminta detail lebih lanjut dalam forum anggaran mendatang.

    Penurunan pendapatan turut berdampak pada proyeksi APBD 2026 yang diperkirakan hanya sekitar Rp18 triliun, turun dari angka sebelumnya Rp20 triliun. Pemerintah daerah mulai melakukan efisiensi, termasuk dengan memangkas kegiatan seremonial seperti musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang kini dipusatkan di Lamin Etam, bukan lagi di luar kota.

    APBD Kaltim DBH DPRD Kaltim Pendapatan Sapto Setyo Pramono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    July 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    July 18, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    July 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.