Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan
    Pemerintah

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    AminahBy AminahJuli 20, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi lalu lintas di Jembatan Mahakam Ulu Kota Samarinda (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Keluhan terhadap kondisi Jembatan Mahakam Ulu Kota Samarinda belum berhenti. Sambungan jalan yang bergelombang akibat tambal sulam berulang, minimnya lampu penerangan, hingga tidak adanya CCTV kembali dipersoalkan warga karena dinilai meningkatkan risiko kecelakaan di salah satu jalur utama penghubung aktivitas ekonomi Kota Samarinda.

    Masalah itu mencuat setelah warga melalui Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Loa Buah melayangkan surat terbuka kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Mereka menilai kerusakan di jembatan penghubung utama Kota Samarinda itu terus berulang tanpa penanganan yang menyentuh akar persoalan.

    Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh mengaku baru menerima informasi tersebut. Meski demikian, ia memastikan laporan masyarakat tidak akan berhenti sebagai keluhan semata.

    DPRD akan meneruskan persoalan tersebut kepada organisasi perangkat daerah yang membidangi infrastruktur agar dilakukan pengecekan sekaligus tindak lanjut di lapangan.

    “Informasi ini baru saya dengar. Nanti akan kami sampaikan ke dinas terkait melalui bidang yang menangani agar ditindaklanjuti,” kata Abdulloh, Senin, 20 Juli 2026.

    Laporan mengenai jalan rusak dan minimnya fasilitas keselamatan tidak bisa diabaikan, terlebih DPRD segera memasuki pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    “Kebetulan kita akan masuk pembahasan APBD. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian khusus karena menyangkut kecelakaan, kerusakan jalan, dan lampu penerangan yang dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.

    Keluhan warga tidak hanya menyangkut kenyamanan berkendara. Sambungan jembatan yang terus ditambal dengan lapisan aspal disebut membentuk gundukan sehingga kendaraan kerap kehilangan keseimbangan ketika melintas dengan kecepatan tinggi. Pada malam hari, kondisi diperparah oleh penerangan yang minim sehingga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan.

    Anggota Komisi III Muhammad Samsun menambahkan, Jembatan Mahakam Ulu merupakan salah satu jalur distribusi logistik paling penting di Samarinda. Beban kendaraan berat yang melintas setiap hari, menurutnya, membuat jembatan tersebut membutuhkan pemeliharaan lebih intensif dibanding ruas jalan biasa.

    “Itu jalur vital angkutan barang yang menghubungkan Samarinda dengan pelabuhan peti kemas. Karena dilalui kendaraan berbeban berat, tentu perawatan dan pemeliharaannya harus lebih ekstra dibanding jalan lain,” kata Samsun.

    Pemeliharaan infrastruktur tetap menjadi prioritas meski pemerintah dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Menurutnya, kerusakan kecil yang dibiarkan justru akan membengkakkan biaya perbaikan di kemudian hari.

    “Kalau perawatan itu wajib. Jangan sampai terlambat karena kerusakan kecil bisa berkembang menjadi kerusakan besar dan akhirnya membutuhkan anggaran yang lebih besar,” tegasnya.

    Selain kondisi badan jalan, Samsun juga merespons keluhan warga mengenai lampu penerangan dan kebutuhan CCTV di kawasan jembatan. DPRD akan memastikan lebih dahulu apakah fasilitas tersebut belum tersedia atau hanya tidak berfungsi.

    “Nanti kita cek apakah lampunya memang belum pernah dipasang atau sudah ada tetapi mati. Kalau belum ada kita dorong pengadaannya, kalau sudah ada berarti perawatannya yang harus diperbaiki,” ujarnya.

    Ia juga menyatakan sepakat apabila kawasan Jembatan Mahakam Ulu dilengkapi CCTV. Menurutnya, keberadaan kamera pengawas penting untuk meningkatkan keamanan sekaligus memudahkan pemantauan karena kawasan itu dilaporkan beberapa kali menjadi lokasi percobaan bunuh diri akibat minimnya penerangan.

    “Saya sepakat kalau memang perlu ada CCTV. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

     

    Abdullah DPRD Kaltim FKPM Kelurahan Loa Buah Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Jembatan Mahulu
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    September 8, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026

    Posko Siaga Darurat Kaltim Dioptimalkan, Respons Karhutla Dipacu Lebih Cepat

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    R’syaSeptember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan mutasi sejumlah guru SMA di Kalimantan Timur (Kaltim) belum kunjung tuntas.…

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,328 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.