Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Beras Oplosan Makin Marak, Sigit Desak Pengawasan Distribusi Diperketat
    DPRD Kaltim

    Beras Oplosan Makin Marak, Sigit Desak Pengawasan Distribusi Diperketat

    AminahBy AminahJuli 15, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kasus beras oplosan yang terungkap baru-baru ini mengundang sorotan Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo. Praktik curang ini tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap kualitas pangan yang beredar di pasaran.

    Sigit menilai maraknya peredaran beras oplosan sebagai bentuk kejahatan yang sistematis dan sangat merugikan rakyat. Pasalnya, masyarakat selama ini sudah terbiasa membeli beras kemasan tanpa sempat mengecek ulang volume atau kualitasnya.

    “Kadang-kadang produk yang kita pakai sehari-hari kita nggak menyangka, semua sudah dikemas, kita nggak pernah hitung atau timbang lagi. Kita anggap benar saja,” kata Sigit, Ketua Fraksi PAN-Nasdem DPRD Kaltim, pada Senin 14 Juli 2025.

    Ia menyebut persoalan ini mirip dengan kejadian pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) yang juga pernah mencuat. Distribusi yang lemah dan minim pengawasan membuat praktik kecurangan seperti ini terus berulang, sehingga konsumen selalu menjadi pihak yang dirugikan.

    Menurutnya, pengawasan distribusi produk, khususnya pangan, harus lebih ketat sejak dari produsen hingga ke konsumen akhir. Jika tidak, kecurangan seperti pengurangan berat dan pemalsuan kualitas akan terus terjadi.

    “Harus dicek dulu barangnya. Antisipasi harus ada. Kalau ketahuan, harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ucap Sigit.

    Ia juga menyoroti lemahnya peran instansi terkait dalam memastikan kualitas barang di pasar. Meski ada segel resmi, ternyata kecurangan tetap bisa terjadi. Ini menunjukkan adanya celah yang bisa dimanfaatkan oknum produsen nakal.

    Sigit menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas agar ada efek jera bagi produsen nakal. Dalam konteks beras oplosan, kerugian masyarakat bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga berdampak pada kesehatan serta stabilitas harga pangan.

    “Kalau ketangkap, tindak tegas produsen. Jangan sampai rakyat terus jadi korban,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan kritis terhadap produk yang dibeli. Sigit mendorong agar masyarakat berperan aktif dalam melapor jika menemukan indikasi kecurangan, sehingga rantai pasokan pangan yang sehat bisa terjaga.

    Kasus beras oplosan ini terungkap setelah ditemukan puluhan merek yang dijual dengan takaran dan kualitas tidak sesuai label. Banyak kemasan yang tertulis 5 kilogram, namun isinya hanya 4,5 kilogram. Selain itu, ada yang mengklaim sebagai beras premium padahal kualitasnya jauh di bawah standar.

    Praktik ini diperkirakan merugikan masyarakat hingga puluhan triliun rupiah per tahun. Bagi Sigit, kondisi ini adalah sinyal mendesak bagi semua pihak, terutama pemerintah dan aparat, untuk memperketat pengawasan distribusi bahan pokok.

    “Kalau distribusi diawasi ketat, rakyat bisa terlindungi. Jangan sampai masalah ini terus terjadi, karena efeknya luas,” pungkas Sigit.

    BBM Beras Oplosan Sigit Wibowo
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026

    Soroti Antrean Panjang SPBU, Wawali Minta HISWANA MIGAS Benahi Distribusi BBM

    Juli 28, 2026

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026

    Manalu Dorong BBM Subsidi Hanya untuk Kendaraan Taat Pajak dan Layak Jalan

    Juli 16, 2026

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    AminahSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Suara ngorok mungkin sudah dianggap biasa di banyak rumah. Ada yang menganggapnya…

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.