Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Beras Oplosan Makin Marak, Sigit Desak Pengawasan Distribusi Diperketat
    DPRD Kaltim

    Beras Oplosan Makin Marak, Sigit Desak Pengawasan Distribusi Diperketat

    SittiBy SittiJuli 15, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kasus beras oplosan yang terungkap baru-baru ini mengundang sorotan Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo. Praktik curang ini tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap kualitas pangan yang beredar di pasaran.

    Sigit menilai maraknya peredaran beras oplosan sebagai bentuk kejahatan yang sistematis dan sangat merugikan rakyat. Pasalnya, masyarakat selama ini sudah terbiasa membeli beras kemasan tanpa sempat mengecek ulang volume atau kualitasnya.

    “Kadang-kadang produk yang kita pakai sehari-hari kita nggak menyangka, semua sudah dikemas, kita nggak pernah hitung atau timbang lagi. Kita anggap benar saja,” kata Sigit, Ketua Fraksi PAN-Nasdem DPRD Kaltim, pada Senin 14 Juli 2025.

    Ia menyebut persoalan ini mirip dengan kejadian pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) yang juga pernah mencuat. Distribusi yang lemah dan minim pengawasan membuat praktik kecurangan seperti ini terus berulang, sehingga konsumen selalu menjadi pihak yang dirugikan.

    Menurutnya, pengawasan distribusi produk, khususnya pangan, harus lebih ketat sejak dari produsen hingga ke konsumen akhir. Jika tidak, kecurangan seperti pengurangan berat dan pemalsuan kualitas akan terus terjadi.

    “Harus dicek dulu barangnya. Antisipasi harus ada. Kalau ketahuan, harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ucap Sigit.

    Ia juga menyoroti lemahnya peran instansi terkait dalam memastikan kualitas barang di pasar. Meski ada segel resmi, ternyata kecurangan tetap bisa terjadi. Ini menunjukkan adanya celah yang bisa dimanfaatkan oknum produsen nakal.

    Sigit menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas agar ada efek jera bagi produsen nakal. Dalam konteks beras oplosan, kerugian masyarakat bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga berdampak pada kesehatan serta stabilitas harga pangan.

    “Kalau ketangkap, tindak tegas produsen. Jangan sampai rakyat terus jadi korban,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan kritis terhadap produk yang dibeli. Sigit mendorong agar masyarakat berperan aktif dalam melapor jika menemukan indikasi kecurangan, sehingga rantai pasokan pangan yang sehat bisa terjaga.

    Kasus beras oplosan ini terungkap setelah ditemukan puluhan merek yang dijual dengan takaran dan kualitas tidak sesuai label. Banyak kemasan yang tertulis 5 kilogram, namun isinya hanya 4,5 kilogram. Selain itu, ada yang mengklaim sebagai beras premium padahal kualitasnya jauh di bawah standar.

    Praktik ini diperkirakan merugikan masyarakat hingga puluhan triliun rupiah per tahun. Bagi Sigit, kondisi ini adalah sinyal mendesak bagi semua pihak, terutama pemerintah dan aparat, untuk memperketat pengawasan distribusi bahan pokok.

    “Kalau distribusi diawasi ketat, rakyat bisa terlindungi. Jangan sampai masalah ini terus terjadi, karena efeknya luas,” pungkas Sigit.

    BBM Beras Oplosan Sigit Wibowo
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Pekan Depan, Pemkot Samarinda Siap Terapkan WFH-WFO

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Imbau Kurangi Plastik, Pastikan Stok BBM Aman

    April 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    Andika SaputraApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aparat gabungan dari TNI dan Polri menyiapkan pengamanan skala besar menjelang rencana…

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.