Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Nyaman, Gaya Casual Kini Jadi Identitas Anak Muda

    Juni 3, 2026

    Benarkah Pendidikan Gratis Bisa Menghapus Angka Putus Sekolah?

    Juni 3, 2026

    Raperda Reklame Masuk Tahap Krusial, DPRD Upayakan Keseimbangan PAD dan Iklim Investasi

    Juni 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»WNA Tewas di Kakaban, DPRD Kaltim Desak Penguatan K3 Wisata Bahari
    DPRD Kaltim

    WNA Tewas di Kakaban, DPRD Kaltim Desak Penguatan K3 Wisata Bahari

    SittiBy SittiMei 4, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Agusriansyah Ridwan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Peristiwa meninggalnya Zhang Xiao Han (30), Warga Negara Asing (WNA) asal China saat menyelam di perairan Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi sorotan.

    Menyikapi insiden tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kaltim Agusriansyah Ridwan tegaskan pentingnya standar keselamatan dan mitigasi risiko di destinasi wisata, khususnya yang memiliki potensi bahaya seperti lokasi penyelaman.

    “Kasus ini menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama. Kawasan wisata, apalagi perairan seperti Kakaban, harus dilengkapi dengan standar keselamatan, kesehatan kerja (K3) yang maksimal,” tegas Agusriansyah saat dimintai tanggapan, di Convention Hall Sempaja, Sabtu 3 Mei 2025.

    Zhang dilaporkan hilang pada Jumat, 2 Mei 2025 pagi saat menyelam bersama rombongan di titik penyelaman Kelapa Dua, Pulau Kakaban. Ia tenggelam saat berusaha mengambil kameranya yang jatuh ke laut. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, tubuh Zhang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kedalaman 87 meter pada Sabtu sore.

    Menurut Agusriansyah, kejadian ini bukan sekadar kecelakaan biasa, tetapi harus menjadi refleksi kolektif terhadap kesiapsiagaan pengelola wisata dalam menghadapi situasi darurat.

    “Setiap titik wisata harus punya standar prosedur darurat. Apakah ada pendamping profesional? Apakah semua pengunjung mendapatkan briefing keselamatan yang memadai? Ini harus jadi evaluasi menyeluruh,” ujarnya.

    Ia juga mendorong agar Pemprov Kaltim dan Pemkab Berau mengalokasikan anggaran khusus untuk memperkuat mitigasi risiko di kawasan wisata, termasuk pelatihan pemandu wisata, penyediaan alat penyelamatan, dan penempatan pos pengawas keselamatan di area rawan.

    “Keselamatan wisatawan adalah tanggung jawab bersama. Kita tidak bisa hanya fokus pada promosi pariwisata, tapi abai terhadap aspek perlindungan nyawa pengunjung,” tambahnya.

    Legislator PKS itu mengajak seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari pengelola kawasan, pelaku usaha wisata, hingga aparat daerah untuk menjadikan tragedi ini sebagai momentum perbaikan sistem.

    Sebagai langkah lanjut, ia menyarankan agar setiap kawasan wisata berisiko di Kalimantan Timur segera menjalani audit keselamatan, serta membuat roadmap mitigasi berbasis risiko sebagai syarat kelayakan destinasi.

    “Jangan sampai Kaltim dikenal hanya karena alamnya yang indah, tetapi juga karena abainya kita terhadap nyawa pengunjung. Ini harus jadi titik balik,” pungkasnya.

    Agusriansyah Ridwan DPRD Kaltim Kakaban Wisata Bahari WNA
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Kaltim Desak Evaluasi Biaya Jalur Mandiri, Jangan Sampai Anak Daerah Gagal Kuliah

    Juni 2, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026

    Lahan Sawit 2 Hektare Hancur Diterjang Lumpur, Warga Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp70 Juta dari Perusahaan

    Mei 26, 2026

    Sawit Warga Loa Janan Rusak Diterjang Lumpur, Tiga Perusahaan Tambang Didesak Bertanggung Jawab

    Mei 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Nyaman, Gaya Casual Kini Jadi Identitas Anak Muda

    R’syaJuni 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) angkatan 2020, Ale menjadikan fashion sebagai…

    Benarkah Pendidikan Gratis Bisa Menghapus Angka Putus Sekolah?

    Juni 3, 2026

    Raperda Reklame Masuk Tahap Krusial, DPRD Upayakan Keseimbangan PAD dan Iklim Investasi

    Juni 3, 2026

    Tiga Jemaah Haji Lansia Asal Kaltim Meninggal di Tanah Suci, Dua Akibat Serangan Jantung

    Juni 3, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Dipicu Pelemahan Harga CPO dan Kernel

    Juni 3, 2026
    1 2 3 … 3,118 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.