Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    Juli 23, 2026

    Rudy Mas’ud Ingatkan Orang Tua, Kehangatan Keluarga Tak Boleh Kalah dari Gawai

    Juli 23, 2026

    Porprov VIII Jadi Ajang Seleksi Awal Atlet Bulu Tangkis Menuju Prapon

    Juli 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»WNA Tewas di Kakaban, DPRD Kaltim Desak Penguatan K3 Wisata Bahari
    DPRD Kaltim

    WNA Tewas di Kakaban, DPRD Kaltim Desak Penguatan K3 Wisata Bahari

    SittiBy SittiMei 4, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Agusriansyah Ridwan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Peristiwa meninggalnya Zhang Xiao Han (30), Warga Negara Asing (WNA) asal China saat menyelam di perairan Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi sorotan.

    Menyikapi insiden tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kaltim Agusriansyah Ridwan tegaskan pentingnya standar keselamatan dan mitigasi risiko di destinasi wisata, khususnya yang memiliki potensi bahaya seperti lokasi penyelaman.

    “Kasus ini menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama. Kawasan wisata, apalagi perairan seperti Kakaban, harus dilengkapi dengan standar keselamatan, kesehatan kerja (K3) yang maksimal,” tegas Agusriansyah saat dimintai tanggapan, di Convention Hall Sempaja, Sabtu 3 Mei 2025.

    Zhang dilaporkan hilang pada Jumat, 2 Mei 2025 pagi saat menyelam bersama rombongan di titik penyelaman Kelapa Dua, Pulau Kakaban. Ia tenggelam saat berusaha mengambil kameranya yang jatuh ke laut. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, tubuh Zhang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kedalaman 87 meter pada Sabtu sore.

    Menurut Agusriansyah, kejadian ini bukan sekadar kecelakaan biasa, tetapi harus menjadi refleksi kolektif terhadap kesiapsiagaan pengelola wisata dalam menghadapi situasi darurat.

    “Setiap titik wisata harus punya standar prosedur darurat. Apakah ada pendamping profesional? Apakah semua pengunjung mendapatkan briefing keselamatan yang memadai? Ini harus jadi evaluasi menyeluruh,” ujarnya.

    Ia juga mendorong agar Pemprov Kaltim dan Pemkab Berau mengalokasikan anggaran khusus untuk memperkuat mitigasi risiko di kawasan wisata, termasuk pelatihan pemandu wisata, penyediaan alat penyelamatan, dan penempatan pos pengawas keselamatan di area rawan.

    “Keselamatan wisatawan adalah tanggung jawab bersama. Kita tidak bisa hanya fokus pada promosi pariwisata, tapi abai terhadap aspek perlindungan nyawa pengunjung,” tambahnya.

    Legislator PKS itu mengajak seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari pengelola kawasan, pelaku usaha wisata, hingga aparat daerah untuk menjadikan tragedi ini sebagai momentum perbaikan sistem.

    Sebagai langkah lanjut, ia menyarankan agar setiap kawasan wisata berisiko di Kalimantan Timur segera menjalani audit keselamatan, serta membuat roadmap mitigasi berbasis risiko sebagai syarat kelayakan destinasi.

    “Jangan sampai Kaltim dikenal hanya karena alamnya yang indah, tetapi juga karena abainya kita terhadap nyawa pengunjung. Ini harus jadi titik balik,” pungkasnya.

    Agusriansyah Ridwan DPRD Kaltim Kakaban Wisata Bahari WNA
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    R’syaJuli 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 1.040 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Kabupaten Berau mulai merasakan…

    Rudy Mas’ud Ingatkan Orang Tua, Kehangatan Keluarga Tak Boleh Kalah dari Gawai

    Juli 23, 2026

    Porprov VIII Jadi Ajang Seleksi Awal Atlet Bulu Tangkis Menuju Prapon

    Juli 23, 2026

    Gelombang Sedang Landa Pesisir Kaltim, Nelayan Harus Pantau Prakiraan BMKG Sebelum Melaut

    Juli 23, 2026

    Andi Harun Pilih Tahan Sejumlah Program Demi Jaga TPP ASN

    Juli 23, 2026
    1 2 3 … 3,235 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.