Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026

    Empat Kompetisi Menanti, Borneo FC Samarinda Pastikan Siap Tempur

    Agustus 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian
    Politik

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 31, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, saat diwawancarai awak media pada Senin, 31/8/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Benua Raya dari Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mendapat dukungan dari DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Namun, dukungan tersebut tidak serta-merta menjadi jaminan pemekaran dapat terealisasi, sebab masih ada sejumlah kajian yang harus dipenuhi.

    Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama tim DOB Benua Raya di Gedung DPRD Kaltim, Samarinda, Senin, 31 Agustus 2026.

    Ekti mengatakan, RDP digelar sebagai tindak lanjut atas permohonan tim DOB Benua Raya yang tengah memperjuangkan pemekaran tujuh kecamatan dari Kabupaten Kutai Barat.

    “Pada prinsipnya kita DPRD mendukung apa pun yang mereka sampaikan tadi,” ujar Ekti.

    Menurutnya, dukungan DPRD Kaltim juga mempertimbangkan informasi bahwa pemerintah Kabupaten Kutai Barat, baik unsur eksekutif maupun legislatif, telah memberikan persetujuan terhadap rencana pemekaran tersebut.

    Meski demikian, Ekti menegaskan masih terdapat tahapan penting yang harus disiapkan oleh tim DOB Benua Raya. Salah satunya adalah kajian akademis mengenai kelayakan pembentukan daerah otonomi baru.

    Ia menyebut kajian tersebut dapat melibatkan perguruan tinggi yang memiliki kapasitas dan dapat bertanggung jawab terhadap kajian pemekaran, seperti Universitas Mulawarman (Unmul) maupun Universitas Gadjah Mada (UGM).

    “Melalui kajian akademis, apakah Unmul, UGM, tapi ada yang bisa bertanggung jawab terhadap kajian akademis pemekarannya,” jelasnya.

    Ekti menuturkan, posisi DPRD Kaltim dalam tahapan saat ini lebih kepada menerima aspirasi dan memberikan rekomendasi untuk proses selanjutnya. Pihaknya merekomendasikan tim DOB Benua Raya untuk segera berkoordinasi dengan Gubernur Kaltim.

    Sementara itu, kunci utama proses pemekaran berada pada pemerintah daerah induk, yakni Kabupaten Kutai Barat. Persetujuan dari unsur eksekutif melalui bupati serta legislatif melalui DPRD kabupaten menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

    Terkait urgensi pemekaran, Ekti menyebut persoalan ketimpangan pembangunan menjadi salah satu hal yang biasanya melatarbelakangi usulan pembentukan daerah baru. Terlebih, tujuh kecamatan yang diusulkan berada di wilayah yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Barat.

    “Tentu pembangunan-pembangunan itu tidak terlalu merata karena luas daripada Kutai Barat,” katanya.

    Namun, Ekti menegaskan DPRD Kaltim tidak dapat memberikan jaminan bahwa pemekaran otomatis akan menyelesaikan seluruh persoalan pembangunan maupun menjamin kesejahteraan masyarakat.

    Menurutnya, seluruh aspek tersebut harus dibuktikan melalui kajian akademis. Kajian nantinya tidak hanya melihat kondisi pembangunan, tetapi juga aspirasi masyarakat di tujuh kecamatan, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), kesiapan aparatur sipil negara (ASN), hingga berbagai aspek administratif dan pemerintahan lainnya.

    “Kalau dari DPRD tidak bisa bertanggung jawab terkait hal itu. Tapi tentu acuannya nanti kajian akademis,” pungkasnya.

     

    Benua Raya Daerah Otonomi Baru (DOB) DPRD Kaltim Ekti Imanuel Kutai Barat pemekaran wilayah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pembangunan Wilayah Terisolir Jadi Alasan DOB Benua Raya Kembali Didorong

    Agustus 31, 2026

    Hadapi Ancaman Karhutla, Celni Ingatkan Posko Relawan Jadi Garda Terdepan

    Agustus 31, 2026

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Revisi Perda HIV/AIDS Kaltim Diminta Lebih Komprehensif dan Aplikatif

    Agustus 27, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Ratu ArifanzaAgustus 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Benua Raya dari Kabupaten Kutai Barat…

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026

    Empat Kompetisi Menanti, Borneo FC Samarinda Pastikan Siap Tempur

    Agustus 31, 2026

    Pembangunan Wilayah Terisolir Jadi Alasan DOB Benua Raya Kembali Didorong

    Agustus 31, 2026

    Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Pembangunan Empat Fasilitas Kesehatan di Samarinda

    Agustus 31, 2026
    1 2 3 … 3,310 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.