Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik
    Politik

    Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik

    AminahBy AminahJuli 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Samarinda, Iswandi saat rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pertanggungjawaban APBD 2025, Rabu, 29/7/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Samarinda memperingatkan kondisi fiskal Pemerintah Kota Samarinda belum sepenuhnya aman. Meski kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), beban utang yang masih mencapai Rp671 miliar dinilai berpotensi menggerus kemampuan APBD membiayai program baru pada tahun-tahun mendatang.

    Peringatan itu disampaikan Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Samarinda Iswandi saat rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pertanggungjawaban APBD 2025, Rabu, 29 Juli 2026.

    “Utang yang sah memang wajib diselesaikan. Tetapi jika terus berulang dari tahun ke tahun, ruang fiskal akan semakin sempit dan beban kebijakan hari ini dipindahkan kepada APBD tahun berikutnya,” kata Iswandi.

    PDIP menyoroti kewajiban daerah yang masih terkonsentrasi di sejumlah OPD, terutama sektor pekerjaan umum, pendidikan, kesehatan, hingga perumahan. Karena itu pemerintah diminta membuka data utang secara rinci, mulai dari nilai kontrak, status verifikasi hingga jadwal pelunasannya agar DPRD dapat mengawasi penyelesaiannya.

    Tak hanya utang, fraksi berlambang banteng itu juga mengkritik masih besarnya anggaran yang gagal dibelanjakan pada 2025. Dari total belanja sekitar Rp5,8 triliun, masih tersisa lebih dari Rp572 miliar.

    “Bisa saja itu penghematan. Tetapi bisa juga menunjukkan ada program yang tertunda, tender yang terlambat, atau perencanaan yang belum matang. Itu harus dijelaskan secara terbuka,” ujarnya.

    Fraksi juga mengingatkan agar pemerintah tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat, perubahan kebijakan fiskal nasional memang memengaruhi APBD, namun pemerintah daerah harus memiliki skenario menghadapi risiko tersebut sehingga pelayanan publik tidak ikut terganggu.

    Di sisi lain, PDIP mengapresiasi langkah digitalisasi pajak daerah. Namun modernisasi sistem, kata Iswandi, harus dibarengi peningkatan penerimaan, bukan justru menambah beban masyarakat.

    “Optimalisasi PAD harus dilakukan dengan memperluas basis pajak dan menutup kebocoran, bukan membebani rakyat yang ruang ekonominya semakin sempit. Aset daerah juga harus menghasilkan manfaat,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Fraksi PDIP Iswandi PDIP Rapat Paripurna
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Agustus 21, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu…

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.