Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DWP Kaltim Dorong Pemberdayaan Anggota Lewat Peluang Ekonomi Kreatif Hampers

    Juli 22, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»TP PKK Kota Samarinda Bentuk Tim Pengawas Stunting
    Pemkot Samarinda

    TP PKK Kota Samarinda Bentuk Tim Pengawas Stunting

    LarasBy LarasApril 13, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ketua TP PKK Kota Samarinda Rinda Wahyuni Andi Harun menyebutkan pihaknya telah membentuk Tim Pengawas Anak Gizi Kurang dan Stunting di tiap kelurahan Kota Samarinda.

    Pembentukan tim pengawas ini tanpa melibatkan pihak atau organisasi lain, yang berarti tim pengawas ini hanya berisikan anggota dari TP PKK di tiap kelurahan. Terbentuknya tim ini sebagai respon atas komitmen pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Kota Samarinda.

    Rinda menyebutkan fokus sasaran utama tim pengawas ini ialah anak-anak yang memiliki berat badan (BB) kurang dari berat badan normal berdasarkan usia anak.

    “Kami sudah membentuk tim stunting sendiri. Ini respon kami terhadap stunting,” sebut Rinda ketika ditemui di Sekretariat PKK Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Rabu (12/4/2023).

    “Tapi kalau stunting kan penanganannya sulit, tidak bisa orang biasa. Jadi kami fokus di gizi buruk ini, BB yang rendah ini,” ujarnya.

    Adapun tugas tim pengawas itu menyasar dan melakukan pendataan pada keluarga yang terdampak dan berisiko stunting di setiap kelurahan. Kemudian, anak-anak yang menjadi sasaran akan mendapat satu orang pengawas untuk memantau gizi anak dan perkembangannya.

    Rinda menerangkan, pemantauan ini dimulai dengan memberi makanan tinggi protein pada anak selama satu bulan penuh. Pengawas yang ditugaskan akan memastikan makanan tersebut berhasil masuk pada anak. Pengawas akan mencatat perkembangan sang anak selama masa pengawasan.

    “Jadi saya menginstruksikan, catat data anak yang gizi buruk, karena anak yang gizi buruk akan menuju stunting. Bagaimana kita bisa memberi makan tambahan paling tidak setiap hari harus ada yang memantau. Misal di kelurahan A ada 15 anak, nanti dari tim PKK kelurahan itu yang akan memantau. Pengawas 1 orang, 1 anak,” jelasnya.

    “Makanan tambahan misalnya telur, dan tiap hari selama satu minggu ada makanan tambahan menunya berganti-ganti, lauk apa, sayur apa,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Rinda menyampaikan telah mendapati hasil yang baik dari tim pengawas ini, salah satunya Kecamatan Sungai Kunjang yang berhasil memperbaiki kondisi 4 dari 10 anak penderita gizi buruk yang menampakkan pertambahan BB.

    “Alhamdulillah, laporan teman-teman di daerah Sungai Kunjang, mereka sudah tangani 10 (anak), ada 4 yang mengalami kenaikan (BB) itu harapan kita semua,” tuturnya.

    Rinda berharap dengan terbentuknya tim pengawas tersebut mampu menurunkan angka stunting di Kota Samarinda sehingga anak-anak di Kota Samarinda dapat tumbuh dengan baik menjadi SDM berkualitas.

    “Semoga Samarinda paling tidak turun angka stuntingnya, karena kita kan penyangga IKN. Jangan sampai SDM 10 tahun kemudian tidak siap, tidak sanggup,” tutupnya.

    Rinda Andi Harun Stunting TP PKK
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Inisiasi Menyusu Dini, Intervensi Tepat Dukung Pertumbuhan Bayi Juga Stunting

    Juli 3, 2026

    Stunting Samarinda Sudah di Bawah Nasional, DPPKB: Tantangan Terbesar Perubahan Perilaku

    Juli 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DWP Kaltim Dorong Pemberdayaan Anggota Lewat Peluang Ekonomi Kreatif Hampers

    R’syaJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Atikah Ujang mendorong…

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026

    Srikandi Merdeka Cup 2026 Jaring Talenta Timnas Putri U-17

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,232 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.