Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Tes Urine Bukan Solusi Penanggulangan Peredaran Narkoba
    DPRD Bontang

    Tes Urine Bukan Solusi Penanggulangan Peredaran Narkoba

    SeliBy SeliJuli 12, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wakil Ketua II DPRD Bontang, Agus Haris
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Agus Haris menyarankan kepada pemerintah pusat agar melakukan koordinasi secara terpadu dalam penanggulangan pengendalian narkoba di Indonesia.

    Ia menginginkan upaya dalam mengendalikan peredaran narkoba di Indonesia dilakukan dari akarnya. Pemerintah bisa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan pengadaan barang terlarang itu.

    “Seharusnya pemerintah pusat melakukan koordinasi dengan segala unsur untuk menyelidiki bagaimana narkoba itu bisa masuk ke Indonesia,” ungkap Agus Haris kepada Insitekaltim.com melalui saluran teleponnya, Sabtu (10/7/2021).

    Menurut politikus Partai Gerindra itu, pemerintah pusat sangat memiliki wewenang untuk mengusut hal ini. Penyebab masuknya obat-obatan terlarang ke wilayah Indonesia atau jika ada produksi di dalam negeri, maka bagaimana bisa ada perizinannya.

    “Hal seperti itu yang menjadi pertanyaan besar bagi saya dan masyarakat hanya korban dari peredaran ini,” paparnya.

    Sehingga, pemerintah seharusnya mencari tahu asal muasal peredaran obat-obat terlarang di Indonesia. Bukan masyarakat yang menjadi sasarannya.

    “Jika mau dilakukan tes urine silakan saja, tapi menurut saya itu bukan salah satu solusinya,” tegasnya.

    Kata dia, tes urine tidak akan menghentikan peredaran narkoba di Indonesia.

    Untuk itu, seluruh pemerintah baik daerah maupun provinsi berkoordinasi menyampaikan kepada pemerintah pusat agar dapat mengusut tuntas akar peredaran narkoba.

    “Seharusnya sekarang kita fokus menyasar pada sumber-sumber peredarannya,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.