Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Aliansi BEM se-Unmul Kritik Kehadiran Wamen Mugiyanto, Pertanyakan Arah dan Substansi Uji Publik RUU HAM

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Terkendala Lahan, DPRD Bontang Upayakan Solusi Bagi Posyandu Bontang Selatan
    DPRD Bontang

    Terkendala Lahan, DPRD Bontang Upayakan Solusi Bagi Posyandu Bontang Selatan

    SittiBy SittiOktober 26, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Yusuf.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Upaya pembangunan posyandu di Kecamatan Bontang Selatan menemui hambatan akibat masalah legalitas lahan. DPRD Kota Bontang berkomitmen untuk mencari solusi agar fasilitas kesehatan bagi masyarakat ini dapat segera terwujud.

    Anggota Komisi A DPRD Bontang Muhammad Yusuf menyebutkan bahwa dukungan DPRD sepenuhnya akan diberikan jika legalitas lahan tempat pembangunan Posyandu telah dipastikan.

    Masalah utama yang menghambat pembangunan posyandu di wilayah tersebut adalah kesulitan pembebasan lahan, yang seringkali disebabkan oleh kenaikan harga tanah oleh pemilik lahan setelah rencana pembangunan diumumkan.

    “Kami siap bantu, tapi terkait pembuatan posyandu, legalitas lokasi lahan harus jelas. Ini yang sudah saya tekankan sebelumnya,” ujar Yusuf.

    Menurut Yusuf, situasi ini diperparah oleh proses birokrasi yang sering kali berbelit, menyebabkan pembangunan posyandu berjalan lambat.

    Ia menyarankan agar warga setempat lebih aktif dalam menyampaikan usulan pembangunan posyandu melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di tingkat kelurahan, serta melibatkan perwakilan RT setempat dalam rembug warga.

    Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat bagi DPRD untuk mendukung sepenuhnya pembangunan fasilitas kesehatan masyarakat.

    “Masukan tentang posyandu sering kali tidak diusulkan di musrenbang. Saat sudah di-ACC, sering kali justru lahan yang menjadi masalah,” jelasnya.

    Yusuf juga menyinggung kemungkinan adanya peraturan daerah (perda) atau peraturan wali kota (perwali) untuk mempercepat pembangunan posyandu. Meski demikian, diperlukan pengkajian lebih lanjut bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

    “Kalau kita mau membuat perda, tentunya akan kami bahas dulu di komisi bersama Bapemperda serta unsur pimpinan lainnya,” terang Yusuf.

    Bapemperda DPRD Bontang Muhammad Yusuf Posyandu
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Posyandu untuk Capai Target Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    Bapemperda Samarinda Dorong Sinkronisasi Raperda Ketahanan Keluarga

    Agustus 13, 2025

    Sarkowi Kritik Pemprov Soal Tanggapan Raperda Pendidikan Kurang Substansi

    Juli 15, 2025

    Baharuddin Demmu Ajak Masyarakat Beri Masukan untuk Raperda Pendidikan dan Lingkungan

    Juli 9, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    SittiJuni 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik pengelolaan parkir di Gerai Mie Gacoan Jalan Ahmad Yani Kota Samarinda…

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Aliansi BEM se-Unmul Kritik Kehadiran Wamen Mugiyanto, Pertanyakan Arah dan Substansi Uji Publik RUU HAM

    Juni 23, 2026

    Kenaikan Harga Avtur Tak Surutkan Langkah Maskapai Buka Rute Samarinda–Melak

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,165 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.