Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan
    DPRD Samarinda

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    SittiBy SittiJuni 23, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik pengelolaan parkir di Gerai Mie Gacoan Jalan Ahmad Yani Kota Samarinda tampaknya semakin ruwet. Di tengah ketegangan antara warga lokal dan manajemen pusat, kini muncul masalah baru.

    Manajemen Mie Gacoan diduga diam-diam mendatangkan vendor baru lagi secara sepihak, tanpa ada keputusan jelas terlebih dahulu.

    Kondisi ini memicu reaksi keras dari Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Viktor Yuan. Ia menyayangkan sikap manajemen korporasi nasional tersebut yang terkesan terus-menerus menutup pintu bagi perputaran ekonomi warga setempat.

    Setelah sebelumnya dikelola oleh pihak ketiga PT Bahana Security Sistem (BSS) yang memicu ketegangan dengan warga lokal, kini manajemen Mie Gacoan justru menunjuk pengelola baru lagi tanpa melibatkan masyarakat sekitar yang selama ini menjaga dan mengelola parkir di sana.

    “Informasi dari masyarakat yang selama ini mengelola di sana, ternyata ada vendor baru lagi setelah PT BSS. Yang saya sesalkan, kenapa warga (pengelola) lokal ini tidak dibina?” ujar Viktor Yuan di DPRD Kota Samarinda, Selasa, 23 Juni 2026.

    Viktor menegaskan, urusan sertifikasi atau legalitas usaha yang sering kali jadi alasan korporasi besar menolak warga lokal, sebenarnya bisa diselesaikan jika pemerintah daerah mau turun tangan.

    Menurutnya, dinas terkait wajib memberikan pembinaan, bukan malah membiarkan pengusaha luar daerah mengambil alih ladang rezeki warga Samarinda.

    “Harusnya pengusaha lokal Samarinda ini paling tidak dibina kalau mereka belum punya sertifikasi dan sebagainya. Fungsinya dinas atau OPD terkait itu ya untuk membina mereka,” tegas.

    Legislator Demokrat itu sangat yakin bahwa warga lokal mampu memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diinginkan oleh Pemerintah Kota Samarinda, asalkan mereka diberi kesempatan yang sama.

    Menanggapi alasan besaran target retribusi atau pajak daerah yang kerap menjadi dalih penunjukan vendor luar, Viktor mengusulkan agar penghitungan target parkir dilakukan secara adil dan transparan lewat uji coba lapangan, bukan sekadar tebak-tebakan di atas kertas.

    “Kalau ada target terhadap retribusi daerah, dibicarakan target itu. Saya yakin warga lokal bisa mengikuti, karena target itu kan berdasarkan hasil penelitian lapangan, katakanlah sebulan, dua bulan, atau tiga bulan. Baru didapat hasil rata-rata dari pengunjung dan pembeli,” jelas Viktor.

    Ia memberikan solusi konkret berupa sistem persentase bagi hasil agar pembagiannya adil untuk kas daerah (PAD) maupun pengelola lapangan.

    “Itu kan lebih adil lagi, aturannya misalnya katakanlah 10 persen. Ya dari hasil itu, 10 persen per bulan disetorkan kepada pemerintah untuk PAD Kota Samarinda yang penting legal dan ada badan usahanya,” imbuhnya.

    Guna mencegah konflik fisik di lapangan dan menjaga kondusivitas Kota Samarinda, Komisi II DPRD Kota Samarinda berencana mengambil langkah tegas. Viktor menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Ketua Komisi II Iswandi untuk memanggil semua pihak yang terlibat dalam lingkaran konflik ini.

    “Saya juga nanti konsultasi dengan Ketua Komisi II supaya bisa memanggil para pihak terkait, termasuk masyarakat lokal yang ada di sana. Supaya tidak ribut-ribut masalah itu-itu saja, padahal hasilnya (bagi daerah) juga sama kan,” pungkas Viktor.

     

    DPRD Samarinda Mie Gacoan Parkir Viktor Yuan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Soal Kerusakan Fasilitas Teras Samarinda, Dewan Minta PUPR Segera Lakukan Pembenahan

    Agustus 10, 2026

    Dishub Samarinda Perketat Parkir di Teras Tahap II, Median Jalan Bakal Dipagar

    Agustus 10, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.