Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan
    Politik

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    SittiBy SittiJune 13, 2026Updated:July 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Setelah kehilangan sejumlah kursi legislatif dalam beberapa pemilu terakhir, Partai Demokrat mulai menyusun langkah pemulihan di Kalimantan Timur (Kaltim).

    Selain memperkuat konsolidasi internal, partai ini membuka peluang bagi tokoh masyarakat dan figur daerah untuk bergabung sebagai bagian dari strategi memperbesar kekuatan politik menuju Pemilu 2029.

    Langkah tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Demokrat Kalimantan Timur di Hotel Mercure Samarinda, Jumat malam, 12 Juni 2026.

    Menurutnya, Demokrat membutuhkan kolaborasi yang lebih luas agar mampu kembali bersaing di tengah ketatnya kontestasi politik nasional maupun daerah.

    Demokrat ingin menjadi rumah politik yang terbuka bagi berbagai kalangan yang memiliki visi membangun daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

    Karena itu, partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut memberi ruang bagi tokoh masyarakat yang ingin berkiprah melalui Demokrat.

    “Kami juga mengumumkan kepada publik, sebagai partai yang inklusif dan terbuka, kami menerima tokoh-tokoh masyarakat yang ingin bergabung dengan Partai Demokrat. Tokoh masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan Demokrat sebagai kiprah politik dalam memberikan kontribusi kepada rakyat,” katanya.

    Meski membuka ruang selebar-lebarnya, Herman menegaskan setiap kader maupun tokoh yang bergabung harus memiliki komitmen terhadap aturan partai. Loyalitas dan kepatuhan terhadap AD/ART menjadi syarat utama dalam membangun kekuatan organisasi.

    “Kami memberikan karpet biru dan pintu yang lebar. Tetapi sepanjang bisa bersama-sama membangun soliditas, solidaritas dan berpegang teguh terhadap peraturan yang berlaku di Partai Demokrat,” ujarnya.

    Selain membuka ruang bagi figur eksternal, Demokrat juga tengah melakukan evaluasi terhadap capaian politik partai di Kaltim.

    Dalam beberapa periode terakhir, perolehan kursi Demokrat di tingkat legislatif mengalami penurunan dibanding masa kejayaannya pada Pemilu 2009.

    Herman mengingatkan bahwa Demokrat pernah menjadi salah satu kekuatan politik utama di Kaltim. Saat itu, partai tersebut mampu mengirim dua wakil ke DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim serta memiliki representasi yang cukup kuat di DPRD provinsi.

    “Kami ingin mengembalikan semangat kemenangan itu. Demokrat Kaltim pernah mengirim dua anggota DPR RI dan memiliki kekuatan yang cukup besar di DPRD. Itu menjadi modal dan semangat bagi kami untuk bangkit kembali,” katanya.

    Upaya mengembalikan kekuatan politik Demokrat tidak cukup hanya mengandalkan figur. Penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput menjadi pekerjaan utama yang harus dilakukan kepengurusan baru hasil Musda.

    Musda kali ini tidak hanya diposisikan sebagai agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi untuk menyatukan kembali kekuatan kader menjelang Pemilu 2029.

    “Rapatkan barisan, bangun kekuatan, dan rebut kemenangan. Itu menjadi spirit yang kami bangun bersama untuk menghadapi kontestasi politik ke depan,” tegasnya.

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    PAN Panaskan Mesin Politik 2029, Edi Oloan Bentuk 2.000 Relawan TPS di Samarinda

    July 25, 2026

    Usulan Andi Harun Berbuah Dukungan Politik untuk Syaharie Jaang di Bankaltimtara

    July 24, 2026

    Sentil Media Usai Diisukan Mengeluh, Andi Harun: Jangan Dipelintir dan Mengadu Domba Kader Gerindra

    July 23, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.