Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gunakan Pendekatan Persuasif, BPS Samarinda Tingkatkan Akurasi Sensus Ekonomi

    July 24, 2026

    Konflik Kepentingan Terendus di BUMD Samarinda, Wali Kota Pastikan Ada Sanksi

    July 24, 2026

    Lulusan SMK Masih Dominasi Pengangguran, Dewan Pendidikan Soroti Kesenjangan dengan Dunia Industri

    July 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Tak Cukup Demokrasi, Negara Harus Tegas Menjamin Kesejahteraan
    Politik

    Tak Cukup Demokrasi, Negara Harus Tegas Menjamin Kesejahteraan

    LarasBy LarasSeptember 3, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Konsolidasi Demokrasi Menuju Pilkada Serentak di Kaltim 2024
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Demokrasi seringkali dipandang sebagai solusi universal untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Namun, praktisi politik Irianto Lambrie mengingatkan bahwa demokrasi tidak selalu menjamin tercapainya kesejahteraan rakyat.

    Teks: Praktisi Irianto Lambrie

    Dalam diskusi Konsolidasi Demokrasi Menuju Pilkada Serentak 2024 di Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kaltim, ia menyebut Indonesia perlu belajar dari negara-negara maju seperti China, Jepang dan Vietnam, yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai kesejahteraan.

    Kesejahteraan rakyat, dijelaskan yakni kondisi terpenuhinya seluruh kebutuhan material, spiritual dan sosial warga negara sehingga mereka dapat hidup layak.

    “Negara seperti China tidak serta merta sejahtera, butuh puluhan tahun untuk mencapainya,” ungkap Irianto di Ballroom Fugo Hotel Samarinda, Selasa (3/9/2024).

    Gubernur Kalimantan Utara periode 2016-2021 ini menyoroti kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan besar.

    Dengan inflasi yang terus meningkat dan indikator kesejahteraan seperti kesehatan, gizi dan pendidikan yang belum optimal, rakyat semakin merasakan tekanan.

    “Deflasi ini bukan kabar baik. Ini tanda bahwa belanja masyarakat sudah lemah, ekonomi tidak tumbuh. Padahal, jika pengeluaran untuk konsumsi besar, maka ekonomi dan negara bisa maju,” tegasnya.

    Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda sejak awal 2024 juga menjadi fokus Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim 2008-2013 itu.

    Ia menyebut, hingga kini sebanyak 32.064 buruh telah menjadi korban PHK. Harga-harga kebutuhan yang terus naik, sementara tabungan masyarakat tergerus, membuat situasi semakin sulit.

    Menarik pelajaran dari China, Irianto juga mengomentari ketegasan pemerintahnya dalam menindak korupsi. Ia mencontohkan bagaimana pelaku korupsi yang terbukti bersalah di China dijatuhi hukuman mati dengan cara ditembak di tempat.

    “Saya melihat sendiri bagaimana mereka yang dipilih adalah orang-orang cerdas, lulusan terbaik. Pemerintahnya tidak main-main. Ada bukti kuat, langsung didor!” ujarnya.

    Irianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih pemimpin yang benar-benar mampu membawa kesejahteraan bagi rakyat, bukan sekadar menjalankan demokrasi prosedural tanpa substansi.

    Irianto Lambrie PHK Pilkada 2024
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Sentil Media Usai Diisukan Mengeluh, Andi Harun: Jangan Dipelintir dan Mengadu Domba Kader Gerindra

    July 23, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    July 19, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    July 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gunakan Pendekatan Persuasif, BPS Samarinda Tingkatkan Akurasi Sensus Ekonomi

    Nur AjijahJuly 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Strategi utama yang diterapkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda, dalam pelaksanaan…

    Konflik Kepentingan Terendus di BUMD Samarinda, Wali Kota Pastikan Ada Sanksi

    July 24, 2026

    Lulusan SMK Masih Dominasi Pengangguran, Dewan Pendidikan Soroti Kesenjangan dengan Dunia Industri

    July 24, 2026

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    July 23, 2026

    Rudy Mas’ud Ingatkan Orang Tua, Kehangatan Keluarga Tak Boleh Kalah dari Gawai

    July 23, 2026
    1 2 3 … 3,235 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.