Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Soroti APBN Defisit dan Belanja Mobil Dinas, PKB Kaltim Minta DPRD Perketat Pengawasan Anggaran
    Politik

    Soroti APBN Defisit dan Belanja Mobil Dinas, PKB Kaltim Minta DPRD Perketat Pengawasan Anggaran

    RidhoBy RidhoMaret 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin saat menyampaikan sambutannya pada giat buka puasa bersama (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Timur (Kaltim) Syafruddin menyoroti kondisi keuangan negara dan daerah yang dinilainya tidak dalam keadaan baik-baik saja, pentingnya penguatan fungsi pengawasan terhadap kebijakan anggaran agar belanja pemerintah benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

    Ia menyampaikan, anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp3.800 triliun, sementara pendapatan negara secara riil hanya berada di kisaran Rp3.200 triliun. Kondisi tersebut menyebabkan defisit anggaran sekitar Rp600 triliun yang berpotensi ditutup melalui penambahan utang negara.

    “Utang negara kita hari ini sudah di kisaran Rp9.000 triliun. Ironisnya, sekitar 43 persen APBN dialokasikan untuk membayar pokok dan bunga utang. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi nasional tidak sedang baik-baik saja,” ujarnya Senin, 2 Maret 2026.

    Dalam konteks daerah, ia menyoroti polemik belanja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) khususnya pengadaan mobil dinas gubernur senilai Rp8,5 miliar serta pengadaan kendaraan pimpinan DPRD dengan nilai miliaran rupiah.

    Menurutnya, belanja tersebut tidak mencerminkan skala prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

    “Pengadaan mobil dinas itu bukan belanja prioritas, apalagi saat rakyat masih membutuhkan perhatian pada sektor-sektor dasar. Ini yang harus dikoreksi,” tegasnya.

    Lanjtuna, DPW PKB Kaltim telah menginstruksikan seluruh kader PKB terutama yang berada di lembaga legislatif, agar lebih cermat dan serius dalam membahas APBN maupun APBD. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam setiap rincian belanja pemerintah.

    “Uang yang dibelanjakan itu uang rakyat, hasil pajak rakyat. Tidak boleh ada satu rupiah pun yang ditutup-tutupi. DPRD harus memeriksa satu per satu pos belanja pemerintah,” katanya.

    Ia juga mempertanyakan mekanisme pengembalian anggaran pengadaan mobil dinas yang telah terlanjur direalisasikan dalam APBD Perubahan. Menurutnya, pemerintah daerah harus menjelaskan secara terbuka skema pengembalian tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan publik.

    “Kalau sudah direalisasikan dan barangnya sudah digunakan, skema pengembaliannya seperti apa? Ini yang harus dijelaskan secara transparan agar tidak merusak kepercayaan masyarakat,” ucap Syafruddin.

    Menutup pernyataannya, Syafruddin mengajak seluruh kader PKB di Kalimantan Timur untuk memperkuat barisan dan meningkatkan kerja-kerja pelayanan kepada masyarakat menjelang Pemilu mendatang.

    “Waktu menuju pemilu tidak panjang. PKB harus hadir lebih dekat dengan rakyat, memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan kebijakan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan publik,” pungkasnya.

     

    APBN DPW PKB PKB Syafruddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Dapat Dukungan 10 DPC, Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Calon Ketua Demokrat Kaltim

    Juni 5, 2026

    FX Yapan Gabung PSI, Tokoh Senior Kutai Barat Tambah Kekuatan Baru Partai

    Juni 4, 2026

    Wacana Maju Pilkada Samarinda, Helmi: Sebagai Prajurit Partai Saya Siap

    Juni 3, 2026

    DPRD Kaltim Desak Evaluasi Biaya Jalur Mandiri, Jangan Sampai Anak Daerah Gagal Kuliah

    Juni 2, 2026

    Jelang Musda VI di Samarinda, Demokrat Kaltim Resmi Buka Seleksi Ketua Baru

    Mei 29, 2026

    Potensi PHK Massal, Sri Puji Saran Pekerja Tambang Menabung dan Alih Sektor

    Mei 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Nur AjijahJuni 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kasus tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda menunjukkan tren meningkat. Seiring bertambahnya,…

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026
    1 2 3 … 3,125 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.