Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    Juli 11, 2026

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Sambut Tahun Ajaran Baru, Praktisi Pendidikan Desak MPLS Digital Bebas Perundungan
    Pendidikan

    Sambut Tahun Ajaran Baru, Praktisi Pendidikan Desak MPLS Digital Bebas Perundungan

    SittiBy SittiJuli 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi suasana MPLS di era digital (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serentak bagi ribuan siswa baru dijadwalkan bergulir pada 13 Juli 2026. Memasuki era digital yang kian kompleks, sekolah-sekolah dituntut merombak total format orientasi klasik demi mengantisipasi ancaman baru berupa perundungan siber serta tekanan mental pada remaja.

    Teks: Praktisi Pendidikan Dr. Abdul Rozak Fahrudin (Dokpri)

    Praktisi Pendidikan Abdul Rozak Fahrudin mengingatkan, MPLS tidak boleh lagi sekadar berjalan seadanya atau terjebak dalam formalitas pengenalan fasilitas fisik sekolah.

    Mengacu pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa baru, esensi orientasi wajib mengedepankan iklim ramah anak dan penguatan karakter.

    “Tantangan di tahun 2026 ini jauh lebih kompleks. Anak-anak datang dengan gawai di tangan dan terpapar informasi yang sangat cepat, namun di sisi lain mereka juga menjadi sangat rentan terhadap perundungan siber dan tekanan mental. Karena itu, MPLS harus dirancang sebagai ruang aman pertama bagi siswa untuk tumbuh,” ujar Abdul Rozak kepada Insitekaltim, Kamis, 9 Juli 2026.

    Berdasarkan evaluasi dunia pendidikan, paradigma lama MPLS yang kerap diidentikkan dengan aktivitas perpeloncoan, tugas tidak rasional, serta atmosfer intimidatif dari senior kini harus dipangkas habis.

    Sekolah didorong memanfaatkan momentum ini untuk mendeklarasikan gerakan Zero Bullying secara konkret di lingkungan pendidikan.

    Metode penyampaian materi juga dituntut beralih dari ceramah satu arah menjadi forum aktif seperti talkshow, lokakarya, hingga simulasi edukatif. Komisi penyelenggara disarankan melibatkan psikolog dan guru Bimbingan Konseling (BK) untuk memetakan mitigasi kekerasan verbal maupun digital.

    “MPLS itu bukan untuk menguji mental, melainkan untuk menguatkan mental siswa,” kata Rozak.

    Selain edukasi kesehatan mental, literasi digital menjadi materi krusial yang wajib diberikan kepada siswa baru. Di tengah masifnya penggunaan platform berbasis kecerdasan buatan (AI) dan media sosial, siswa perlu dibekali kemampuan menyaring informasi serta pemahaman konsekuensi hukum terkait jejak digital.

    Tuntutan pelaksanaan MPLS yang humanis tidak hanya datang dari kalangan praktisi, melainkan juga menjadi desakan utama dari para orang tua murid. Wali murid berharap sekolah mampu menjamin pengawasan ketat guna mengeliminasi praktik senioritas berlebihan di luar lingkaran pengawasan guru.

    Guna memastikan transparansi kegiatan harian, kolaborasi antara sekolah dan orang tua kini diperketat melalui integrasi saluran komunikasi digital terpadu selama masa orientasi berlangsung.

    “Kami ingin siswa menyelesaikan masa MPLS dengan membawa tiga hal utama keberanian, keilmuan, dan empati. Pada akhirnya, mendidik anak tidak bisa hanya mengandalkan durasi tujuh jam di sekolah. Perlu ada sinergi dan komunikasi yang terbuka antara guru di kelas dengan orang tua di rumah,” tutur Rozak

    Melalui standarisasi MPLS 2026 yang berbasis pada rasa aman dan penghargaan terhadap potensi individu, institusi pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki ketahanan moral dan mental dalam menghadapi ekosistem digital.

     

    Abdul Rozak Fahrudin Pendidikan Sekolah Tahun Ajaran Baru
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026

    Sebanyak 3.420 Mahasiswa KKN Kolaborasi 2026 Resmi Diterjunkan ke 377 Desa se-Kaltim

    Juli 11, 2026

    Menghapus Perpeloncoan Saja Tak Cukup, MPLS Ramah 2026 Darurat Kekerasan Seksual

    Juli 10, 2026

    Dominasi Lulusan Olahraga Warnai Yudisium IKIP PGRI Kaltim, Cetak Guru Berkarakter untuk Era IKN

    Juli 8, 2026

    74,4 Persen Orang Tua Paham Alur SPMB 2026, Kelompok Pendidikan Rendah Masih Terkendal

    Juli 8, 2026

    433 Kursi SMPN di Samarinda Masih Kosong, Terbanyak di Palaran dan Samarinda Utara

    Juli 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    R’syaJuli 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Adipt Maraja berpeluang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang…

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026

    5 Tanda Social Battery Habis, Kenali Bedanya dengan Antisosial

    Juli 11, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026
    1 2 3 … 3,207 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.