Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Memiliki Beragam Produk Mengantisipasi Lemahnya Pasar Domestik, UMKM Kaltim Diminta Bidik Pasar Ekspor

    Juli 9, 2026

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak
    Pemerintah

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    R’syaBy R’syaJuli 9, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekda Kaltim, Sri Wahyuni (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memperketat seleksi terhadap belanja pengadaan barang dan jasa di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

    Setiap usulan belanja dengan nilai di atas Rp10 juta kini harus melalui verifikasi Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim untuk memastikan anggaran hanya digunakan pada kebutuhan yang benar-benar prioritas.

    Sekda Kaltim Sri Wahyuni mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah efisiensi belanja daerah. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan setiap pengeluaran dilakukan berdasarkan tingkat urgensi, bukan semata-mata karena telah dianggarkan.

    “Persoalannya kan kita harus melakukan efisiensi. Jadi dalam efisiensi itu kita memastikan apakah belanja yang akan dilakukan itu belanja yang harus dikerjakan atau belanja yang masih bisa ditunda,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna ke-17 DPRD Kaltom Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Kamis, 9 Juli 2026.

    Ia menegaskan, belanja yang bersifat prioritas maupun belanja mandatori tetap dapat dilaksanakan. Namun, seluruh usulan pengadaan barang dan jasa tetap akan diverifikasi sebelum diproses lebih lanjut.

    “Kalau belanjanya untuk prioritas, untuk belanja mandatori ya tentu itu bisa kita lakukan. Jadi kita melakukan verifikasi terhadap belanja-belanja perangkat daerah. Ini untuk belanja yang sifatnya pengadaan barang dan jasa,” jelasnya.

    Sri mengungkapkan, meski seluruh OPD telah diminta melakukan efisiensi secara mandiri, pemerintah daerah masih menemukan sejumlah rencana belanja yang dinilai dapat kembali ditekan atau ditunda.

    “Kita kan sudah meminta perangkat daerah melakukan efisiensi. Kadang efisiensi bagi perangkat daerah itu dianggap sudah cukup. Ternyata setelah kita lihat, ada belanja yang masih bisa diefisiensi kembali atau bisa ditunda pelaksanaannya,” tuturnya.

    Setelah diverifikasi oleh Sekda, usulan belanja selanjutnya diteruskan kepada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Apabila hasil verifikasi menunjukkan pengadaan belum menjadi kebutuhan mendesak, prosesnya tidak akan dilanjutkan.

    “Pada intinya kita berangkat dari efisiensi. Dari saya nanti kemudian ke PBJ. PBJ akan menyesuaikan. Kalau bisa ditunda, otomatis tidak dikerjakan,” tegasnya.

    Sri menambahkan, mekanisme tersebut merupakan kebijakan internal Pemprov Kaltim guna memastikan belanja daerah lebih efektif dan difokuskan pada program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

     

    OPD Pemprov Kaltim Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Dorong Gerakan Indonesia ASRI Bangun Budaya Bersih

    Juli 8, 2026

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Balikpapan Catat Skor Evaluasi Mandiri KLA Tertinggi di Kaltim, Seluruh Daerah Masuk Tahap Verifikasi

    Juli 7, 2026

    Teras Samarinda Tahap Dua Sudah Rampung, Pembukaan Tunggu Penetapan Pengelola

    Juli 7, 2026

    Tak Sekadar Statistik, Hasil Sensus Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

    Juli 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Memiliki Beragam Produk Mengantisipasi Lemahnya Pasar Domestik, UMKM Kaltim Diminta Bidik Pasar Ekspor

    Nur AjijahJuli 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Melemahnya daya beli masyarakat di dalam negeri, seharusnya tidak membuat pelaku usaha pesimistis.…

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026

    Sambut Tahun Ajaran Baru, Praktisi Pendidikan Desak MPLS Digital Bebas Perundungan

    Juli 9, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026
    1 2 3 … 3,201 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.