Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Peningkatan Pendidikan di Berau Masih Butuh Banyak Terobosan
    DPRD Kaltim

    Peningkatan Pendidikan di Berau Masih Butuh Banyak Terobosan

    LarasBy LarasNovember 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Syarifatul Syadiah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Syarifatul Syadiah menyebutkan bahwa meskipun kualitas pendidikan di Berau telah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, tetapi masih banyak tantangan yang harus dihadapi agar pendidikan di daerah tersebut dapat setara dengan daerah maju lainnya.

    Dirinya mengungkapkan optimisme dan komitmennya untuk terus mendorong perbaikan sistem pendidikan di Berau.

    Menurutnya, meskipun pendidikan di Berau sudah cukup baik, kualitasnya masih jauh dari daerah-daerah di Pulau Jawa yang lebih maju.

    “Kalau pendidikan lumayan baik, cuma dibanding Jawa ya terbanting,” kritik Syarifatul Syadiah.

    Bahkan diakuinya, pendidikan di Kaltim itu sendiri belum ada yang unggul sebagaimana Pulau Jawa. Ia berharap dengan adanya upaya berkelanjutan, kualitas pendidikan di Kaltim dan Berau khususnya, akan terus membaik ke depan dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Syarifatul mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya keras untuk memastikan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dapat direalisasikan dengan baik sebagaimana peruntukannya.

    “Kami sudah berupaya jatah pendidikan 20 persen itu bisa teranggarkan dengan baik di APBD,” tegasnya.

    Namun, ia juga mengakui bahwa meskipun alokasi anggaran sudah sesuai standar nasional, namun masih banyak fasilitas pendidikan yang perlu diperbaiki, terutama di daerahnya.

    Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama DPRD telah meluncurkan beberapa program unggulan, termasuk pemberian 1.000 laptop gratis kepada guru dan pembangunan lebih dari 1.000 titik akses wifi gratis.

    “Memberikan 1.000 laptop gratis untuk guru, membuat wifi gratis 1.000 titik dimana realisasi sudah melebihi. Artinya ini untuk meningkatkan digitalisasi agar anak tidak ketinggalan apalagi di kampung yang engga ada sinyal,” jelas Syarifatul.

    Namun, Syarifatul juga mengingatkan bahwa masih ada tantangan besar, terutama di daerah pedalaman dan pesisir, dimana blank spot area jaringan telekomunikasi menjadi kendala.

    “Apalagi ujian sekarang berbasis komputer dan kita dengan daerah terdiri dari pedalaman dan pesisir tentu agak menyulitkan masih banyak blank spot. Kita upayakan telekomunikasi bisa masuk ke Berau jaringan sehingga enggak ada lagi blank spot,” katanya.

    Dengan berbagai upaya yang terus dilakukan, Syarifatul berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi untuk mengatasi masalah pendidikan di Berau dan memastikan generasi muda di sana memiliki pendidikan yang memadai untuk bersaing di era digital saat ini.

    DPRD Kaltim Pemkab Berau Syarifatul Syadiah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Untuk Dapat Layanan Medis Lanjutan, Masyarakat Pedalaman Harus Ke Samarinda dan Balikpapan

    Juni 18, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026

    SMK di PPU Masih Bergelut dengan Drainase dan Jalan Becek, Aktivitas Belajar Sering Terganggu

    Juni 16, 2026

    Kekosongan Jabatan Definitif di Disdikbud Kaltim Dinilai Jadi Pangkal Kisruh Surat Tugas Guru

    Juni 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    SittiJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan tidak akan…

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,155 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.