Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pemilik SKTUB Pasar Pagi Samarinda Keluhkan Belum Terima Kunci Lapak, Ancam Gelar Aksi Damai
    Samarinda

    Pemilik SKTUB Pasar Pagi Samarinda Keluhkan Belum Terima Kunci Lapak, Ancam Gelar Aksi Damai

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 10, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Para pemilik SKTUB Saat mendatangi Kantor Dinas Perdagangan Kota Samarinda (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sejumlah pemilik Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan (SKTUB) di kawasan Pasar Pagi Kota Samarinda mengeluhkan belum menerima kunci lapak meski telah memiliki dokumen resmi kepemilikan.

    Mereka menilai pembagian lapak belum sepenuhnya adil dan masih menyisakan persoalan bagi para pedagang lama. Wakil Ketua Koordinator Pemilik SKTUB Resmi Pasar Pagi Yusman mengatakan, hingga saat ini masih banyak pemilik SKTUB yang belum mendapatkan haknya sesuai dengan dokumen yang dimiliki.

    Menurutnya, dari total sekitar 379 pemilik SKTUB, masih terdapat sekitar 128 orang yang belum menerima kunci lapak.

    “Masih banyak teman-teman yang belum mendapatkan kunci. Dari total 379 pemilik SKTUB, masih sekitar 128 orang yang belum menerima haknya,” ujar Yusman saat Aksi di Kantor Dinas Perdagangan Kota Samarinda Selasa, 10 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, sebagian pedagang yang belum menerima kunci lapak berasal dari kelompok pedagang lama yang telah terdata sejak tahun 2021 hingga 2023. Meski demikian, hingga kini mereka belum mendapatkan kepastian terkait pembagian tempat usaha di pasar tersebut.

    Yusman menuturkan para pemilik SKTUB sebenarnya tidak menuntut hal di luar ketentuan. Mereka hanya meminta agar hak yang tercantum dalam SKTUB dapat direalisasikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

    “Kami ini pemilik sah SKTUB. Kami tidak menuntut lebih, kami hanya meminta hak kami sesuai dengan dokumen yang sudah kami miliki,” jelasnya.

    Ia juga mengungkapkan, sebagian pemilik SKTUB telah membeli hak tempat usaha dengan nilai yang cukup besar. Karena itu, para pedagang berharap pemerintah dapat memberikan kepastian terkait pembagian lapak.

    Selain itu, pihaknya juga menilai masih terdapat ketimpangan dalam proses distribusi tempat usaha, karena ada pedagang yang memperoleh lapak hanya dengan menggunakan kartu identitas sebagai warga setempat.

    “Sedangkan kami yang memiliki SKTUB justru belum semuanya mendapatkan tempat. Padahal kami membeli hak tersebut dengan biaya yang tidak sedikit,” katanya.

    Apabila tidak ada kejelasan dalam waktu dekat, para pemilik SKTUB berencana menggelar aksi damai di kawasan Pasar Pagi Samarinda sebagai bentuk protes sekaligus meminta kepastian dari pemerintah daerah.

    “Kami berencana melakukan aksi damai dan bahkan akan berkemah di sini sampai ada keputusan yang jelas,” pungkasnya.

     

    Dinas Perdagangan Kota Samarinda Pasar Pagi Samarinda Pedagang Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan (SKTUB)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.