Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    Oktober 28, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Nidya Sampaikan Kritik, APBD Naik Beasiswa Kaltim Malah Turun
    DPRD Kaltim

    Nidya Sampaikan Kritik, APBD Naik Beasiswa Kaltim Malah Turun

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nidya Listiyono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pendaftaran program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Beasiswa Kaltim kembali dibuka.

    Program ini dirancang untuk memberikan dukungan pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi serta kurang mampu secara ekonomi. Namun, untuk tahun 2024, terjadi penurunan anggaran yang cukup signifikan.

    Pada tahun sebelumnya, 2023, Beasiswa Kaltim masih mendapat dukungan anggaran sebesar Rp500 miliar. Namun, pada tahun 2024, anggarannya turun drastis menjadi Rp200 miliar.

    Hal ini menimbulkan keprihatinan dari Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur Nidya Listiyono.

    Nidya Listiyono menyampaikan kekhawatirannya bahwa penurunan anggaran ini dapat menghambat akses pendidikan bagi masyarakat Kaltim.

    “Mencakup pendidikan, tentu bicaranya kita ke Komisi IV. Tapi kami akan mengkritisi terkait hal ini karena saya berharap dana pendidikan yang 20 persen tentu slot untuk beasiswanya,” tegasnya pada Minggu (10/3/2024).

    Sebagai Ketua Komisi II, Nidya berjanji untuk melakukan pengecekan data anggaran, termasuk memastikan kebenaran alokasi yang mencapai Rp200 miliar.

    Ia juga menegaskan komitmennya dalam mengkritisi dan menuntut peningkatan anggaran pendidikan, terutama untuk beasiswa, saat terjadi penambahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

    Kritik terhadap penurunan anggaran beasiswa ini tidak hanya sebatas retorika, tetapi juga menuntut perhatian serius pada pengawasan dan transparansi.

    Politikus Partai Golkar ini mengharapkan pemerintah provinsi, melalui Dinas Pendidikan bisa terus memonitor proses pemberian beasiswa secara lebih baik.

    “Saya merasa pengurus tidak komunikatif. Saya minta kepada pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan untuk benar-benar memonitor proses (penyaluran) beasiswa ini,” ucapnya.

    Dengan mengutamakan transparansi dan pengawasan yang ketat, Nidya ingin memastikan bahwa akses pendidikan tetap terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan, menjadikan pendidikan sebagai pangkal kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim.

    Dengan demikian, diharapkan beasiswa ini dapat diberikan dengan baik dan tepat sasaran, terutama kepada mereka yang membutuhkannya.

    “Sehingga anak-anak kita bisa mendapatkan beasiswa ini dengan baik dan tepat sasaran. Terutama yang memang membutuhkan beasiswa,” tandasnya.

    APBD beasiswa Kaltim Di buka Nidya Listiyono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    AminahOktober 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencurian dan perusakan…

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026

    Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota

    Oktober 28, 2026

    Kelurahan Bantuas Serah Terimakan Hasil Pembangunan Probebaya 2026, Dorong Manfaat bagi Warga

    Oktober 28, 2026
    1 2 3 … 3,412 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.