Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Nidya Sampaikan Kritik, APBD Naik Beasiswa Kaltim Malah Turun
    DPRD Kaltim

    Nidya Sampaikan Kritik, APBD Naik Beasiswa Kaltim Malah Turun

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nidya Listiyono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pendaftaran program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Beasiswa Kaltim kembali dibuka.

    Program ini dirancang untuk memberikan dukungan pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi serta kurang mampu secara ekonomi. Namun, untuk tahun 2024, terjadi penurunan anggaran yang cukup signifikan.

    Pada tahun sebelumnya, 2023, Beasiswa Kaltim masih mendapat dukungan anggaran sebesar Rp500 miliar. Namun, pada tahun 2024, anggarannya turun drastis menjadi Rp200 miliar.

    Hal ini menimbulkan keprihatinan dari Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur Nidya Listiyono.

    Nidya Listiyono menyampaikan kekhawatirannya bahwa penurunan anggaran ini dapat menghambat akses pendidikan bagi masyarakat Kaltim.

    “Mencakup pendidikan, tentu bicaranya kita ke Komisi IV. Tapi kami akan mengkritisi terkait hal ini karena saya berharap dana pendidikan yang 20 persen tentu slot untuk beasiswanya,” tegasnya pada Minggu (10/3/2024).

    Sebagai Ketua Komisi II, Nidya berjanji untuk melakukan pengecekan data anggaran, termasuk memastikan kebenaran alokasi yang mencapai Rp200 miliar.

    Ia juga menegaskan komitmennya dalam mengkritisi dan menuntut peningkatan anggaran pendidikan, terutama untuk beasiswa, saat terjadi penambahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

    Kritik terhadap penurunan anggaran beasiswa ini tidak hanya sebatas retorika, tetapi juga menuntut perhatian serius pada pengawasan dan transparansi.

    Politikus Partai Golkar ini mengharapkan pemerintah provinsi, melalui Dinas Pendidikan bisa terus memonitor proses pemberian beasiswa secara lebih baik.

    “Saya merasa pengurus tidak komunikatif. Saya minta kepada pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan untuk benar-benar memonitor proses (penyaluran) beasiswa ini,” ucapnya.

    Dengan mengutamakan transparansi dan pengawasan yang ketat, Nidya ingin memastikan bahwa akses pendidikan tetap terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan, menjadikan pendidikan sebagai pangkal kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim.

    Dengan demikian, diharapkan beasiswa ini dapat diberikan dengan baik dan tepat sasaran, terutama kepada mereka yang membutuhkannya.

    “Sehingga anak-anak kita bisa mendapatkan beasiswa ini dengan baik dan tepat sasaran. Terutama yang memang membutuhkan beasiswa,” tandasnya.

    APBD beasiswa Kaltim Di buka Nidya Listiyono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    26 Tahun Bara Kaltim, BKS Mulai Berburu Mesin PAD Baru

    September 1, 2026

    Bukan Jadi Kompetitor, BKS Ingin Jadi Mitra Pengusaha MBLB Kaltim

    September 1, 2026

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun: Berdosa Jika APBD Besar, tapi Manfaatnya Minim bagi Masyarakat

    Agustus 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ada lebih dari 20 ribu anak di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih…

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.