Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    Oktober 28, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota
    Kaltim

    Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota

    AminahBy AminahOktober 28, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi permukiman warga di tepian Sungai Karang Mumus, Samarinda. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tingkat kemiskinan Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat 5,14 persen pada Maret 2026. Di balik angka tersebut, kesenjangan wilayah masih terlihat persentase penduduk miskin di perdesaan mencapai 7,42 persen, sedangkan di perkotaan 4,15 persen.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai, mengatakan perbedaan itu berkaitan antara lain dengan akses masyarakat perdesaan terhadap kebutuhan sehari-hari.

    “Ini mengartikan kita punya pekerjaan rumah yang cukup besar terkait saudara-saudara miskin kita yang berada di daerah perdesaan,” kata Mas’ud dalam Rakor Bidang Sosial di Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu, 28 Oktober 2026.

    Angka kemiskinan Kaltim cenderung bertahan di kisaran 5 persen. Penurunan lebih lanjut membutuhkan upaya yang lebih besar karena penduduk yang masih berada di bawah garis kemiskinan perlu dijangkau melalui intervensi yang tepat.

    Secara regional, Balikpapan mencatat persentase kemiskinan terendah sebesar 2,94 persen, sedangkan Mahakam Ulu tertinggi dengan 9,79 persen. Dari sisi jumlah, penduduk miskin terbanyak berada di Kutai Kartanegara, sekitar 55 ribu orang, disusul Kutai Timur sekitar 34 ribu orang dan Samarinda sekitar 32 ribu orang.

    Mas’ud menjelaskan, BPS menetapkan garis kemiskinan menggunakan pendekatan kebutuhan dasar, yakni pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan makanan dan nonmakanan. Standar kebutuhan pangan di Indonesia didasarkan pada kecukupan energi 2.100 kilokalori per kapita per hari.

    Garis kemiskinan Kaltim pada Maret 2026 tercatat Rp935.662 per kapita per bulan. Dengan rata-rata 5,3 anggota dalam satu rumah tangga, nilai tersebut setara sekitar Rp4,96 juta per rumah tangga per bulan.

    “Artinya, harga bahan pangan itu akan menentukan besaran garis kemiskinan kita. Inflasi menjadi faktor penting untuk diperhatikan agar kemiskinan tidak meningkat,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan agar angka kemiskinan makro tidak disamakan dengan data sasaran bantuan sosial. Statistik kemiskinan menunjukkan kondisi penduduk secara agregat, sedangkan data sasaran digunakan untuk menentukan penerima program pemerintah.

    “Kalau kemiskinan makro itu 5 persen, lalu ditanya siapa orangnya, informasi itu tidak bisa didapatkan langsung dari angka makro. Karena itu, diperlukan data untuk penentuan sasaran,” jelas Mas’ud.

    Persentase kemiskinan Kaltim berada di bawah angka nasional yang disebut BPS sebesar 8,07 persen. Namun, kesenjangan desa-kota dan perbedaan antardaerah masih menjadi tantangan dalam memastikan penurunan kemiskinan dirasakan lebih merata.

     

    BPS Kaltim Kemiskinan Mas'ud Rifai
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Karhutla Kaltim Capai 9.327 Hektare, Kukar Catat Luas Terbesar

    Oktober 25, 2026

    Udara Kaltim Berdebu akibat Karhutla, Ini 10 Cara Bersihkan Rumah agar Debu Tak Beterbangan

    Oktober 25, 2026

    BPS Kaltim: Desil 1 Tak Otomatis Berarti Miskin

    Oktober 23, 2026

    Geram Nilai Respons Rudy Mas’ud Belum Konkret, Tuntutan Karhutla hingga Listrik Disorot

    Oktober 21, 2026

    Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Karhutla hingga BBM Langka Jadi Tuntutan

    Oktober 21, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    AminahOktober 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencurian dan perusakan…

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026

    Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota

    Oktober 28, 2026

    Kelurahan Bantuas Serah Terimakan Hasil Pembangunan Probebaya 2026, Dorong Manfaat bagi Warga

    Oktober 28, 2026
    1 2 3 … 3,412 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.