Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dewan Soroti Koperasi Merah Putih yang Belum Berdampak pada Ekonomi Warga

    Oktober 23, 2026

    DPRD Samarinda Awasi Janji Kompensasi Hotel di Samanhudi, Sidak Perizinan Disiapkan

    Oktober 23, 2026

    BPS Kaltim: Desil 1 Tak Otomatis Berarti Miskin

    Oktober 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»BPS Kaltim: Desil 1 Tak Otomatis Berarti Miskin
    Kaltim

    BPS Kaltim: Desil 1 Tak Otomatis Berarti Miskin

    AminahBy AminahOktober 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Informasi desil yang dikaitkan dengan ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud beredar luas di media sosial. (Tangkapan Layar/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menyatakan data desil 1 yang dikaitkan dengan Asky Rizal Toding, ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud masih dalam proses pemutakhiran. BPS menegaskan, desil 1 tidak otomatis berarti seseorang berstatus miskin.

    Desil merupakan pengelompokan rumah tangga berdasarkan tingkat kesejahteraan relatif, bukan penetapan status kemiskinan seseorang.

    “Posisi desil tidak bisa langsung disamakan dengan status miskin karena pengelompokan ini hanya mengurutkan tingkat kesejahteraan relatif masyarakat,” kata Rifai di Samarinda, Jumat, 23 Oktober 2026.

    Pengelompokan tersebut membagi rumah tangga ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan skor kesejahteraan. Desil 1 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok tertinggi.

    Penilaiannya tidak hanya berdasarkan penghasilan, tetapi juga mencakup kondisi hunian, sanitasi, akses energi, kepemilikan aset, pendidikan anggota keluarga, pekerjaan, serta beban sosial ekonomi rumah tangga.

    Rifai menjelaskan, pengelompokan desil berbeda dari penghitungan angka kemiskinan makro. Angka kemiskinan Kaltim sebesar 5,14 persen dihitung menggunakan ukuran tersendiri sehingga tidak bisa disamakan dengan persentase penduduk yang berada di desil tertentu.

    Terkait data Asky yang ramai diperbincangkan di media sosial, BPS menyatakan proses pemutakhiran sedang berjalan. Namun, BPS belum menjelaskan secara terperinci penyebab data tersebut masuk desil 1, hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, maupun perkiraan waktu penyelesaiannya.

    “Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bukan hanya tugas BPS saja, melainkan melibatkan sinergi aktif dari 18 kementerian dan lembaga pemerintah,” ujar Rifai.

    Menurutnya, pemutakhiran DTSEN melibatkan kementerian dan lembaga sesuai bidang masing-masing, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025. Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos, kanal DTSEN, atau operator desa.

    Rifai berharap data yang dihimpun setiap instansi sesuai dengan kondisi faktual agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

    “Harapan kami data yang disampaikan berbagai instansi betul-betul sesuai kondisi faktual agar asas keadilan dalam penyaluran bantuan sosial terwujud,”pungkasnya.

     

    Ajukan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding BPS Kaltim Desil Mas'ud Rifai
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Geram Nilai Respons Rudy Mas’ud Belum Konkret, Tuntutan Karhutla hingga Listrik Disorot

    Oktober 21, 2026

    Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Karhutla hingga BBM Langka Jadi Tuntutan

    Oktober 21, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dewan Soroti Koperasi Merah Putih yang Belum Berdampak pada Ekonomi Warga

    Ratu ArifanzaOktober 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Viktor Yuan menyoroti belum terlihatnya dampak…

    DPRD Samarinda Awasi Janji Kompensasi Hotel di Samanhudi, Sidak Perizinan Disiapkan

    Oktober 23, 2026

    BPS Kaltim: Desil 1 Tak Otomatis Berarti Miskin

    Oktober 23, 2026

    Kaltim Raih Penghargaan TPAKD 2026, Gubernur dan Wagub Tak Hadir

    Oktober 23, 2026

    Iswandi Soroti Wacana Penyaluran Gaji PNS Lewat Kopdes, Nilai Berisiko bagi BPD

    Oktober 23, 2026
    1 2 3 … 3,402 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.