Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Geram Kembali Tagih Janji Pemprov Kaltim

    November 4, 2026

    Samri Minta Pemkot Kaji Ulang Status Lahan Eks Lokalisasi Bayur, Warga Jangan Dibebani ke Pengadilan

    November 4, 2026

    Terbentur Batas Usia, Pencari Kerja di Samarinda Akui Persaingan Makin Sulit

    November 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Luas Panen Jagung Kaltim Turun Hampir Separuh, Produksi Ikut Merosot
    Ekonomi

    Luas Panen Jagung Kaltim Turun Hampir Separuh, Produksi Ikut Merosot

    AminahBy AminahNovember 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Infografis luas panen jagung pipilan di Kalimantan Timur periode 2024–2026. (Dok/BPS Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Produksi jagung pipilan kering di Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan merosot sepanjang 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat produksi jagung hanya mencapai 7,07 ribu ton, turun 31,29 persen atau sekitar 3,22 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya.

    Penurunan produksi tersebut berjalan seiring dengan menyusutnya luas panen. Sepanjang 2026, luas panen jagung di Kaltim diperkirakan hanya 1.260 hektare, atau berkurang 40,15 persen dibandingkan total luas panen pada 2025.

    Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, penyusutan luas panen terjadi pada seluruh periode pengamatan atau subround sepanjang tahun ini.

    Pada Subround I 2026, luas panen tercatat 440 hektare atau turun 32,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kemudian, Subround II mencapai 510 hektare, turun 39,76 persen. Sementara Subround III diperkirakan hanya 310 hektare atau berkurang 49,22 persen.

    “Penurunan juga terjadi pada produksi jagung pipilan kering (JPK) dengan kadar air 14 persen,” kata Mas’ud dalam keterangan resminya yang dikutip Rabu, 4 November 2026.

    Penurunan itu terlihat dari produksi pada setiap periode panen. Pada Subround I 2026, produksi diperkirakan sebesar 2,43 ribu ton atau turun 29 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

    “Pada Subround I 2026, produksi diperkirakan mencapai 2,43 ribu ton atau turun 29 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025,” ujarnya.

    Selanjutnya, produksi pada Subround II tercatat 2,92 ribu ton atau turun 28,82 persen. Adapun pada Subround III, produksi diperkirakan mencapai 1,72 ribu ton, lebih rendah 37,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Jika dibandingkan secara tahunan, produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada 2026 diperkirakan sebesar 7,07 ribu ton. Jumlah itu turun dari produksi 2025 yang mencapai 10,29 ribu ton.

    BPS juga mencatat produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 28 persen (JPK-KA28%) sepanjang Januari hingga Desember 2026 diperkirakan mencapai 9,57 ribu ton. Angka tersebut turun sekitar 4,36 ribu ton atau 31,29 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya sebesar 13,92 ribu ton.

    Produksi JPK-KA28% tertinggi pada 2026 diperkirakan terjadi pada September, yakni 1,64 ribu ton. Namun, angka tersebut masih di bawah produksi September 2025 yang mencapai 1,87 ribu ton.

     

    BPS Kaltim Jagung Mas'ud Rifai
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Novan Jelaskan Keterlambatan Pembayaran Pemkot Samarinda, Terkendala Kas Daerah

    Oktober 30, 2026

    55 Persen Penduduk Miskin Kaltim Tak Bekerja, Rata-Rata Tanggung 5 Anggota Keluarga

    Oktober 29, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota

    Oktober 28, 2026

    UMKM Teras Samarinda Tuntut Ganti Rugi, DPRD Pertanyakan Dasar Pembubaran

    Oktober 27, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Geram Kembali Tagih Janji Pemprov Kaltim

    AminahNovember 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) kembali menggelar aksi…

    Samri Minta Pemkot Kaji Ulang Status Lahan Eks Lokalisasi Bayur, Warga Jangan Dibebani ke Pengadilan

    November 4, 2026

    Terbentur Batas Usia, Pencari Kerja di Samarinda Akui Persaingan Makin Sulit

    November 4, 2026

    Luas Panen Jagung Kaltim Turun Hampir Separuh, Produksi Ikut Merosot

    November 4, 2026

    Wawali Samarinda Harap Job Fair Buka Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran

    November 4, 2026
    1 2 3 … 3,426 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.