Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026

    Pangkas Waktu Tempuh, Jalur Udara Samarinda–Melak Diharapkan Jadi Magnet Investor Kubar

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Niat Cari Pekerjaan di Samarinda, Beni Justru Disekap dan Dicurigai Mencuri
    Daerah

    Niat Cari Pekerjaan di Samarinda, Beni Justru Disekap dan Dicurigai Mencuri

    AdminBy AdminDesember 27, 201903 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Berdasarkan informasi, terjadi penyekapan yang dilakukan oleh 3 orang pemuda di dalam sebuah mobil mobilio putih dengan nomor polisi KT 1337 ZC, Jum’at (27/12/2019).

    Aksi ini dilakukan atas dasar kecurigaan seorang wanita, sebut saja Bunga, kepada temannya Beni (27) yang asalnya dari luar pulau Kalimantan, kemudian menginap di rumah Bunga. BS datang ke Samarinda dengan tujuan untuk mencari pekerjaan.
    Namun, pada hari Kamis (26/12/2019), pukul 05.00 Wita, Beni meninggalkan rumah Bunga tanpa memberi kabar apapun.

    Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu IPDA M Ridwan mengatakan, penyekapan tersebut dilakukan karena kecurigaan terhadap Beni yang diduga telah mengambil 2 handphone Oppo dan Vivo serta 7 pasang sendal juga sepatu yang ada di rumah Bunga.
    “Kejadiannya di perumahan guru Jalan Abdul Wahab Syahrani, pemilik mencurigai Beni sebagai pelakunya karena dia menginap di rumah tersebut. Atas kehilangan itu, Beni juga tidak bisa dihubungi, dia (Bunga) meminta tolong kepada saudaranya untuk mencari Beni,” ungkap Ridwan.
    Lalu, pada hari Jum’at (27/12/2019), sekitar jam 11.45 Wita, Beni ditemukan di Jalan Lambung Mangkurat.

    “Karena Beni dikhawatirkan mau melarikan diri, akhirnya dia diikat menggunakan tali rafia dan matanya ditutup dengan sepasang kaus kaki hitam yang diikat memanjang menjadi satu,” terangnya.
    Diketahui, mobil mobilio yang membawa Beni sempat melewati Jalan Antasari untuk menuju ke Jalan Abdul Wahab Syahrani.
    “Namun di perjalanan, simpang Air Putih tepatnya di lampu merah, saudara Beni berteriak. Sehingga mengundang perhatian pengguna jalan yang disampingnya, dan menyebutkan ada penyekapan atau begal yang ada disitu. Namun itu tidak benar,” jelasnya.
    Atas itulah, mobil tersebut diikuti oleh pengendara lain.
    “Kebetulan ada mobil Sabhara Polresta Samarinda yang lewat dan memberhentikan mobil itu. Dan benar saja, ada orang yang diikat di dalam mobil, sehingga 3 orang yang ada di dalam mobil diamankan oleh pihak kepolisian,” paparnya.

    Ketika diamankan, dan disuruh tiarap di trotoar jalan, masyarakat memfoto, memvideokan, dan meng-upload.
    “Inilah yang menjadi dasar adanya hoax penculikan anak, kami dari kepolisian menyatakan bahwa itu berita yang tidak benar,” tegasnya.
    Untuk 3 orang yang menyekap Beni, IPDA Ridwan menyampaikan bahwa mereka adalah saudara dari yang kehilangan barang.
    “Tujuan penyekapan, untuk membawa Beni ke rumah itu,” sambungnya.
    Untuk kasus yang akan diperiksa, kasus pencurian hp akan ada laporan sendiri dan penyekapan juga sendiri.
    “Karena kasus berbeda, waktu dan tempatnya berbeda, pelakunya juga. Tetapi kasus pencurian hp belum ada bukti serta saksi bahwa Beni yang mengambil, cuma kecurigaan orang karena Beni sempat menginap dan keluar,” katanya.
    Terkait tindakan penyekapan, Ridwan menyampaikan bahwa hal tersebut berlebihan.
    “Itu tindakan yang  berlebihan dari keluarga yang barangnya merasa hilang. Kepada kepolisian juga, Beni tidak mengaku bahwa dirinya yang mengambil barang yang hilang. Sehingga statusnya saat ini adalah korban dari penyekapan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026

    Usai Menang PK PM Noor, Kubu Heryono Bersihkan Spanduk Ilegal dan Desak Pengosongan

    Juni 18, 2026

    TAG Kaltim Digugat ke PTUN Samarinda, Persoalkan Jumlah dan Anggaran Rp10,7 Miliar

    Juni 11, 2026

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Pengembangan Perkara TPPU Bergulir, Rita Desak KPK Teliti Seluruh Fakta dan Dokumen

    Juni 6, 2026

    Polisi Ringkus Residivis Pembobol Rumah di Samarinda, Uang Rp85 Juta hingga Emas Logam Mulia Digondol

    Juni 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    SittiJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Eskalasi politik Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2029 mulai memanas setelah berembusnya…

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026

    Pangkas Waktu Tempuh, Jalur Udara Samarinda–Melak Diharapkan Jadi Magnet Investor Kubar

    Juni 19, 2026

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Daya Beli Lesu, Realisasi PAD Kaltim Tersendat dan Jauh dari Target di Pertengahan Tahun

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,154 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.