Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Nekat Akhiri Karier Perbankan, Owner My Kitchen Samarinda Pilih Jadi Pelaku UMKM
    Ekonomi

    Nekat Akhiri Karier Perbankan, Owner My Kitchen Samarinda Pilih Jadi Pelaku UMKM

    LarasBy LarasAgustus 2, 2024Updated:Agustus 4, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks : Produk Kichen
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Berhenti menjadi karyawan sebuah bank ternama untuk memulai perjalanan sebagai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), mungkin disayangkan banyak orang.

    Meninggalkan upah bulanan yang sudah teratur, kursi yang nyaman dan empuk serta ruangan kerja adem, awalnya dirasa sangat berat oleh Arum Kusumaning Pertiwi (37).

    Ibu rumah tangga ini membulatkan tekadnya menyudahi karier menterengnya untuk menjadi bos bagi diri dan usahanya di tahun 2019 lalu. My Kitchen Samarinda, begitulah sebutan UMKM-nya kini.

    Owner satu itu telah memiliki empat karyawan ditambah tenaga suami dan dirinya sendiri. Produk makanan ringan sampai makanan berat mampu diolahnya berbekal kegemarannya memasak.

    Mulai dari salad buah, puding buah, tumpeng puding, tumpeng buah, jajanan tradisional manis dan asin, kue kering, kentang kering dan masih banyak lagi.

    Dibanderol mulai dari Rp3000 sampai Rp850 ribu, tergantung varian, jumlah, dan ukuran pesanan yang diinginkan. Bahkan Arum membuka pesanan dadakan sejam sebelum acara.

    “Mau pesan dadakan juga bisa. Kalau ingat ‘dadakan’, ingat ‘My Kitchen Samarinda’ ya,” ujarnya di Halaman Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda Ilir, Jumat (2/8/2024).

    Dirintisnya belum lama ini, Arum berhasil meraup ratusan bahkan jutaan sekali order. Ia menceritakan bermula dari keisengannya memberikan puding ulang tahun kejutan bagi sang suami. Lalu diunggahnya hasil karya uniknya itu ke media sosial Facebook.

    Tanpa ragu, teman dan kenalannya ikut memesan. Pada umumnya kue ulang tahun terbuat dari tepung-tepungan yang diolah sedemikian rupa menjadi kue. Tetapi, kreativitas Arum membuahkan hasil manis, sampai berhasil membawa My Kitchen Samarinda berdiri hingga hari ini.

    “Produk kami beberapa seperti kentang kering sudah tersedia di swalayan dan sudah bersertifikasi halal,” katanya.

    Pelanggan dapat memesan di hari apa saja, bahkan di hari libur nasional sekalipun. Namun di hari Minggu, ia menutup pesanan. Sebab, para karyawan libur. Jika pesanan hanya sebatas puding, ia dan suami menyanggupi.

    Tak mematok terlalu berat, Arum memberi batas minimal pesanan snack box apabila ada yang berniat memesannya. Minimal 20 snack box sekali pesan, perempuan periang ini akan sigap memoles wajannya.

    Niat baiknya mengambil rezeki melalui cara berdagang, terbalaskan. Ia merasa bahagia menjalani rutinitasnya sebagai pelaku UMKM. Tapi jalannya saat ini tidak selalu mulus.

    Di momentum Lebaran misalnya, ia mampu menjual ratusan toples kue kering. Tak jarang, ia harus gigit jari di akhir bulan saat mendapati sedikit pesanan diterima.

    “Namanya akhir bulan ya, belum gajian, kalau kita tawarin mereka ya mau bagaimana,” tuturnya.

    Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat yang berniat memesan bisa langsung menghubungi via WhatsApp 085250728204. Bisa melakukan pemesanan melalui Instagram mykitchensamarinda atau datang langsung ke alamat Jalan Sukorejo RT 40, Gang Berkah, Kelurahan Lempake, Samarinda.

    Arum My Kitchen Samarinda UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026

    Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Kurs AS Tembus Rp18.019

    Juni 4, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Dipicu Pelemahan Harga CPO dan Kernel

    Juni 3, 2026

    Pajak UMKM Naik, Dana untuk Ekspansi Usaha Terancam Habis untuk Kewajiban Fiskal

    Juni 2, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Nur AjijahJuni 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kasus tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda menunjukkan tren meningkat. Seiring bertambahnya,…

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026
    1 2 3 … 3,125 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.