Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Menuju Kota Industri Ramah Lingkungan, Walikota Bontang Ajak Masyarakat Sadar Lingkungan
    Advertorial

    Menuju Kota Industri Ramah Lingkungan, Walikota Bontang Ajak Masyarakat Sadar Lingkungan

    MartinusBy MartinusMei 1, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Foto : Walikota Bontang Neni Moerniaeni saat melakukan aksi menjaga lingkungan

    Insitekaltim,Bontang – Pemerintah Kota Bontang sebelumnya telah mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah sudah berjalan sejak awal april 2019. Dimana pemkot Bontang melarang seluruh pusat perbelanjaan moderen di Kota Bontang dan juga masyarakatnya agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai dan botol bekas sekali pakai.
    Menurut Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan terciptanya lingkungan yang sehat dimulai dari diri sendiri dan lingkungannya. Setiap RT di Kota Bontang diyakini dapat menghasilkan lingkungan yang sehat. untuk menuju Smart Green Creative City.

    “Kita harus mempunyai pemikiran yang holistik bagaimana masyarakat dan lingkungannya.
    Derajat kesehatan manusia sangat tergantung kepada prilaku, dan juga lingkungan. Tentunya kita semua menginginkan masyarakat yang sehat, bagaimama membangun RT yang baik prilaku harus berubah, yang tadinya membuang sampah sembarangan kemudian sekarang tidak lagi, “ujar neni, Selasa (30/4/2019).
    Menurutnya Kota Bontang dapat menjadi kota industri yang ramah lingkungan, jika seluruh masyarakat Kota Bontang dapat bergotong royong menjaga lingkungan dengan dimulai dari lingkungan dirumah sendiri kemudian di lingkup RT, dan kelurahan.

    Ketika lingkungan kita baik, maka akan menghapus partikal halus. Allah ciptakan alam untuk di jaga dan kerusakan di muka bumi yang dilakukan oleh teman kita, maka kitalah yang harus peduli dan menjaga. Suatu saat jika kita tidak menjaga, mungkin kita akan membawa tabung 02 kemana mana,”tandasnya.

    Neni berharap peran RT agar lebih aktif mengajak warganya untuk sadar lingkungan, dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi setiap RT di Kota Bontang.
    “Insentif RT sudah cukup, dan tentu tanggung jawabnya yang di berikan untuk bersama – sama membangun kota ini tentu lebih besar, jadi RT saya harap dapat mengajak warganya untuk menjaga lingkungan, “tandasnya. (yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.