Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Melonjak Drastis, Harga Cabai di Samarinda dan Kubar Tembus Rp100 Ribu
    Kaltim

    Melonjak Drastis, Harga Cabai di Samarinda dan Kubar Tembus Rp100 Ribu

    LarasBy LarasJanuari 7, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi pedagang cabai
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Harga cabai merah di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Barat melonjak tajam pascaperayaan Tahun Baru 2025. Di Samarinda, masyarakat harus merogoh kocek hingga Rp100 ribu per kilogram.

    Kondisi serupa juga terjadi di Kutai Barat, yang sebelumnya harga cabai hanya Rp70 ribu per kilogram, juga merangkak ke nilai Rp100 ribu.

    Miftah, seorang pedagang di Pasar Olah Bebaya, Melak Ulu, Kutai Barat (Kubar), mengungkapkan kenaikan harga ini mulai terjadi lima hari setelah Tahun Baru.

    “Naiknya pas habis tahun baru. Sebelumnya kami masih jual di angka Rp70 ribu,” katanya, Selasa, 7 Januari 2025.

    Menurut Miftah, stok cabai di tempat ia membeli tidak mengalami kelangkaan. Namun, kenaikan harga tetap berlangsung.

    “Saya sempat pikir karena pengiriman terlambat, tapi ternyata bukan. Harga masih bertahan di Rp100 ribu,” ungkapnya.

    Kondisi ini menjadi dilema bagi para pedagang. Cabai yang mudah busuk membuat mereka hanya bisa membeli stok dalam jumlah kecil. Alhasil, harga jual pun disesuaikan dengan harga pembelian.

    Selain cabai, komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga. Sejak akhir 2024, harga kedua komoditas tersebut mencapai Rp55 ribu per kilogram.

    Sementara itu, harga tomat mengalami penurunan dari Rp30 ribu menjadi Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per kilogram.

    Fenomena fluktuasi harga bahan pokok seperti ini kerap terjadi di Samarinda dan Kutai Barat, terutama di momen tertentu.

    Namun, kenaikan drastis pascatahun Baru kali ini menambah beban masyarakat, terutama di sektor rumah tangga dan usaha kecil.

    Harga Cabai Kutai Barat Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Didesak Mundur, Rudy Mas’ud Dukung DPRD Gunakan Hak Angket

    Mei 21, 2026

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    R’syaMei 22, 2026

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mulai…

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026

    Bapenda Samarinda Ingatkan ASN Jadi Garda Terdepan Edukasi BPHTB dan Layanan Pajak

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,102 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.