Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    Mei 31, 2026

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Maratua Dibidik Investor Asing, Syarifatul: Harus Patuh pada Aturan dan Berikan Kontribusi PAD
    DPRD Kaltim

    Maratua Dibidik Investor Asing, Syarifatul: Harus Patuh pada Aturan dan Berikan Kontribusi PAD

    MartinusBy MartinusMei 26, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pulau Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan dunia. Daya tarik eksotis pulau tersebut tidak hanya memikat wisatawan mancanegara, tetapi juga mulai menarik perhatian para investor asing yang ingin menanamkan modalnya di sektor pariwisata.

    Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur dari daerah pemilihan Berau, Syarifatul Sya’diah, menyampaikan apresiasinya terhadap meningkatnya minat investasi di wilayahnya.

    Ia menilai fenomena tersebut sebagai peluang positif bagi pengembangan daerah. Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap investor yang hadir harus memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi riil terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

    “Selama ini memang sudah ada beberapa investor asing yang masuk, khususnya di Maratua. Karena keindahannya luar biasa, bahkan sudah diakui secara internasional,” ungkap Syarifatul.

    Menurut penuturannya, sebagian investor bahkan telah menyewa beberapa bagian pulau untuk dikelola secara eksklusif. Mereka tidak hanya membangun fasilitas wisata, tetapi juga menjadikan kawasan itu sebagai tempat pertemuan strategis bersama mitra-mitra bisnis mereka dari luar negeri.

    Aktivitas tersebut, menurut Syarifatul, menunjukkan betapa besarnya potensi Maratua sebagai kawasan strategis pariwisata premium.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah dan masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan manfaat dari kehadiran para investor. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap regulasi lokal dan partisipasi dalam pembangunan ekonomi daerah menjadi hal yang wajib dipenuhi.

    “Kami tentu sangat mengapresiasi jika ada investor lain yang masuk. Tapi mereka juga harus patuh pada aturan yang berlaku, memberikan kontribusi terhadap PAD,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Syarifatul menjelaskan bahwa sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) yang sangat besar terhadap perekonomian masyarakat.

    Kehadiran wisatawan, baik domestik maupun internasional, menurutnya, tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga menghidupkan berbagai sektor usaha masyarakat seperti transportasi, akomodasi, kuliner, serta penjualan produk kerajinan dan hasil lokal.

    “Pariwisata itu punya multiplier effect. Semua sektor ikut bergerak, dan ini sangat baik untuk daerah kami. Makanya kami sambut baik, dan merasa bangga karena wisata Berau diminati hingga ke kancah internasional,” pungkasnya.

    Pulau Maratua sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu surga tropis di ujung timur Kalimantan dengan kekayaan bawah laut yang menakjubkan. Selain menjadi bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pulau ini juga memiliki nilai konservasi tinggi.

    Maka dari itu, Syarifatul berharap agar para investor yang datang tidak hanya berpikir soal keuntungan bisnis, tetapi juga memperhatikan aspek pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

    Berau DPRD Kaltim Pariwisata Pulau Maratua Syarifatul Syadiah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026

    Lahan Sawit 2 Hektare Hancur Diterjang Lumpur, Warga Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp70 Juta dari Perusahaan

    Mei 26, 2026

    Sawit Warga Loa Janan Rusak Diterjang Lumpur, Tiga Perusahaan Tambang Didesak Bertanggung Jawab

    Mei 26, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    R’syaMei 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Akhir pekan menjadi waktu yang sangat disukai banyak orang karena setelah penat…

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    Mei 31, 2026

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,112 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.