Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    August 5, 2026

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    August 5, 2026

    PUPR Pera Masih Kaji Kewenangan Normalisasi Sungai Karang Mumus

    August 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Maratua Dibidik Investor Asing, Syarifatul: Harus Patuh pada Aturan dan Berikan Kontribusi PAD
    DPRD Kaltim

    Maratua Dibidik Investor Asing, Syarifatul: Harus Patuh pada Aturan dan Berikan Kontribusi PAD

    MartinusBy MartinusMay 26, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pulau Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan dunia. Daya tarik eksotis pulau tersebut tidak hanya memikat wisatawan mancanegara, tetapi juga mulai menarik perhatian para investor asing yang ingin menanamkan modalnya di sektor pariwisata.

    Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur dari daerah pemilihan Berau, Syarifatul Sya’diah, menyampaikan apresiasinya terhadap meningkatnya minat investasi di wilayahnya.

    Ia menilai fenomena tersebut sebagai peluang positif bagi pengembangan daerah. Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap investor yang hadir harus memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi riil terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

    “Selama ini memang sudah ada beberapa investor asing yang masuk, khususnya di Maratua. Karena keindahannya luar biasa, bahkan sudah diakui secara internasional,” ungkap Syarifatul.

    Menurut penuturannya, sebagian investor bahkan telah menyewa beberapa bagian pulau untuk dikelola secara eksklusif. Mereka tidak hanya membangun fasilitas wisata, tetapi juga menjadikan kawasan itu sebagai tempat pertemuan strategis bersama mitra-mitra bisnis mereka dari luar negeri.

    Aktivitas tersebut, menurut Syarifatul, menunjukkan betapa besarnya potensi Maratua sebagai kawasan strategis pariwisata premium.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah dan masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan manfaat dari kehadiran para investor. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap regulasi lokal dan partisipasi dalam pembangunan ekonomi daerah menjadi hal yang wajib dipenuhi.

    “Kami tentu sangat mengapresiasi jika ada investor lain yang masuk. Tapi mereka juga harus patuh pada aturan yang berlaku, memberikan kontribusi terhadap PAD,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Syarifatul menjelaskan bahwa sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) yang sangat besar terhadap perekonomian masyarakat.

    Kehadiran wisatawan, baik domestik maupun internasional, menurutnya, tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga menghidupkan berbagai sektor usaha masyarakat seperti transportasi, akomodasi, kuliner, serta penjualan produk kerajinan dan hasil lokal.

    “Pariwisata itu punya multiplier effect. Semua sektor ikut bergerak, dan ini sangat baik untuk daerah kami. Makanya kami sambut baik, dan merasa bangga karena wisata Berau diminati hingga ke kancah internasional,” pungkasnya.

    Pulau Maratua sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu surga tropis di ujung timur Kalimantan dengan kekayaan bawah laut yang menakjubkan. Selain menjadi bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pulau ini juga memiliki nilai konservasi tinggi.

    Maka dari itu, Syarifatul berharap agar para investor yang datang tidak hanya berpikir soal keuntungan bisnis, tetapi juga memperhatikan aspek pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

    Berau DPRD Kaltim Pariwisata Pulau Maratua Syarifatul Syadiah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Hak Angket Gubernur Kaltim Masih Menggantung, DPRD Belum Jadwalkan Pembahasan

    August 3, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    July 27, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    July 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    R’syaAugust 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan Surat Teguran Pertama kepada YouTube setelah…

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    August 5, 2026

    PUPR Pera Masih Kaji Kewenangan Normalisasi Sungai Karang Mumus

    August 5, 2026

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    August 5, 2026

    Overkapasitas, Lapas Baru Bayur Disiapkan Tampung 2.000 Narapidana

    August 5, 2026
    1 2 3 … 3,260 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.