Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pantau Pembangunan di Lima RT, Kelurahan Air Hitam Tekankan Kualitas Sarpras Probebaya

    Oktober 30, 2026

    Pemkot Batasi Belanja APBD 2027, Samarinda Prioritaskan Kebutuhan Wajib

    Oktober 30, 2026

    Samarinda Klaim Terdampak Rp209 Miliar, Andi Harun Minta Kebijakan Pajak Provinsi Ditinjau

    Oktober 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur
    Politik

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    AminahBy AminahJuli 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry. (insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah ancaman penyusutan anggaran pendidikan Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2027, sejumlah persoalan dasar di sekolah belum juga tuntas.

    Ada sekolah yang telah menerima siswa baru, tetapi masih menumpang di gedung sekolah lain dengan fasilitas yang belum memadai, mulai dari ruang belajar bocor hingga kekurangan meja dan kursi.

    Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry mengatakan, kondisi SMAN 4 Tenggarong Seberang yang hingga kini masih menumpang di SD Negeri 006 Loa Tebu. Saat meninjau lokasi menjelang dimulainya MPLS, ia menemukan ruang kelas belum siap digunakan.

    “Saya datang beberapa minggu sebelum MPLS. Atapnya bocor, plafonnya belum ada, kursinya juga belum ada. Kepala cabang dinas sampai mencari pinjaman kursi dari sekolah lain,” kata Sarkowi, Senin, 27 Juli 2026.

    Persoalan tidak berhenti di situ. Setelah kursi berhasil dipinjam, sekolah kembali menghadapi kendala biaya pengangkutan karena tidak tersedia anggaran operasional.

    “Akhirnya saya ikut membantu menggalang dana supaya ruang belajar itu bisa dipakai. Ini bukan soal siapa yang membantu, tetapi jangan sampai sekolah yang sudah menerima murid dibiarkan dalam kondisi seperti itu,” ujarnya.

    Kondisi tersebut menunjukkan pemerintah harus mengubah skala prioritas belanja pendidikan. Di tengah kemampuan keuangan daerah yang terbatas, pembangunan sekolah yang sudah berjalan dan telah memiliki siswa harus didahulukan dibanding membuka sekolah baru.

    “Sekolah yang sudah diputuskan berdiri tetapi masih menumpang wajib diprioritaskan. Jangan dulu menambah sekolah baru kalau yang lama saja belum selesai,” tegasnya.

    Desakan itu muncul seiring kemungkinan berkurangnya anggaran Disdikbud Kaltim pada 2027. Dalam pembahasan anggaran, pagu pendidikan disebut berpotensi turun dari sekitar Rp2,2 triliun menjadi Rp1,8 triliun atau berkurang lebih dari Rp400 miliar.

    Sarkowi meminta pemerintah segera memastikan besaran anggaran agar penyesuaian program tidak dilakukan secara terburu-buru.

    “Jangan sampai yang dicoret justru program-program prioritas. Ini menyangkut lebih dari Rp400 miliar sehingga harus dihitung dengan cermat,” katanya.

    Ia juga mengingatkan Disdikbud Kaltim tetap mengawal pemenuhan alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan sebagaimana diamanatkan undang-undang. Menurutnya, keterbatasan fiskal tidak boleh mengorbankan layanan dasar pendidikan.

     

    DPRD Kaltim Fraksi Golkar Sarkowi V Zahry Sekolah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    HUT ke-62 Golkar Bontang, Siapkan 1.000 Paket Sembako dan Hadiah 4 Motor

    Oktober 29, 2026

    Soal Isu Pencurian Kabel di Samarinda, Deni: Kurangnya Pengawasan Pemerintah dan Warga

    Oktober 26, 2026

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pantau Pembangunan di Lima RT, Kelurahan Air Hitam Tekankan Kualitas Sarpras Probebaya

    SintaOktober 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kualitas infrastruktur lingkungan menjadi salah satu penunjang kenyamanan warga dalam menjalani aktivitas…

    Pemkot Batasi Belanja APBD 2027, Samarinda Prioritaskan Kebutuhan Wajib

    Oktober 30, 2026

    Samarinda Klaim Terdampak Rp209 Miliar, Andi Harun Minta Kebijakan Pajak Provinsi Ditinjau

    Oktober 30, 2026

    Samarinda Rem Belanja Birokrasi, Anggaran Baju Dinas Wali Kota hingga Konsumsi Rapat Dihentikan

    Oktober 30, 2026

    Empat Bulan Listrik Samarinda Padam Bergilir, PLN Belum Bisa Jelaskan Penyebabnya

    Oktober 29, 2026
    1 2 3 … 3,415 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.