Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 26, 2026

    Sawit Topang Ekonomi Kaltim, Kebun Rakyat Baru 233 Ribu Hektare dari Total 1,4 Juta

    Oktober 26, 2026

    Orado Samarinda Jajaki Peluang Tembus Kompetisi Olahraga Tingkat Daerah

    Oktober 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Soal Isu Pencurian Kabel di Samarinda, Deni: Kurangnya Pengawasan Pemerintah dan Warga
    Politik

    Soal Isu Pencurian Kabel di Samarinda, Deni: Kurangnya Pengawasan Pemerintah dan Warga

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar saat diwawancarai awak media pada Senin, 26/10/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar menyoroti maraknya pencurian kabel yang berdampak terhadap fasilitas umum dan penerangan jalan di sejumlah wilayah Kota Samarinda.

    Ia menilai, kejadian tersebut menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih optimal dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, terutama terhadap aktivitas penggalian yang dilakukan di kawasan perkotaan.

    Menurut Deni, pengawasan semestinya mampu mencegah aktivitas ilegal sebelum menimbulkan kerugian. Terlebih, kegiatan penggalian di tengah kota seharusnya dapat terpantau melalui pengawasan petugas, kamera pengawas atau CCTV, serta partisipasi masyarakat.

    “Ini menjadi peringatan untuk kita semua pentingnya meningkatkan pengawasan bersama. Artinya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tapi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda, Senin, 26 Oktober 2026.

    Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu mempertanyakan kegiatan penggalian yang tidak dilengkapi papan informasi atau plang pekerjaan.

    Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan legalitas suatu kegiatan sekaligus mencegah pihak tertentu menggunakan atribut yang mengatasnamakan instansi pemerintah untuk mengelabui masyarakat.

    Deni menambahkan, penguatan pengawasan melalui program Smart City, termasuk pemanfaatan CCTV, dapat menjadi salah satu langkah untuk memantau wilayah yang rawan pencurian.

    Menurutnya, pengawasan tidak bisa sepenuhnya bergantung pada keberadaan petugas di lapangan selama 24 jam. Karena itu, teknologi dan keterlibatan masyarakat perlu berjalan beriringan.

    Ia turut menyinggung sejumlah kejadian sebelumnya, seperti hilangnya kabel di Jembatan Mahkota II serta baut di Jembatan Niaga. Menurutnya, kejadian berulang tersebut harus menjadi evaluasi bagi pemerintah agar pengawasan tidak hanya dilakukan setelah muncul persoalan.

    Dampak pencurian kabel juga dirasakan pada penerangan jalan di sejumlah kawasan, termasuk Jalan Dr. Soetomo, Jalan Pahlawan, dan Jalan Hasan Basri.

    Deni menegaskan, tindakan pencurian merupakan perbuatan melawan hukum yang harus mendapatkan sanksi sesuai ketentuan. Namun, ia menilai langkah pencegahan tetap menjadi hal utama agar kejadian serupa tidak terus berulang.

    Karena itu, ia meminta OPD terkait mengoptimalkan pengawasan serta memperkuat koordinasi untuk menjaga fasilitas publik di Samarinda.

    “Kalau kita berbicara melakukan tindakan perbuatan melawan hukum, sudah pasti ada hukumannya. Tapi di satu sisi, pengawasan harus optimal. Kuncinya adalah kita preventif, mencegah daripada sudah kejadian,” pungkasnya.

     

    Deni Hakim Anwar DPRD Samarinda Pencurian
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Orado Samarinda Jajaki Peluang Tembus Kompetisi Olahraga Tingkat Daerah

    Oktober 26, 2026

    Helmi Abdullah Dorong Sanggar Seni Jadi Ruang Pengembangan Keterampilan Pemuda

    Oktober 26, 2026

    Dorong OPD Jadi Pasar Awal Samaqua, Iswandi: Soroti Distribusi dan Harga

    Oktober 25, 2026

    Iswandi Minta Penyaluran BBM Subsidi Dibenahi Sebelum Kuota Dikurangi

    Oktober 25, 2026

    Abdul Rohim Usulkan Dana Perbaikan Infrastruktur untuk Atasi Krisis Air Bersih Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Perda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Oktober 24, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    ArumOktober 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Sawit Topang Ekonomi Kaltim, Kebun Rakyat Baru 233 Ribu Hektare dari Total 1,4 Juta

    Oktober 26, 2026

    Orado Samarinda Jajaki Peluang Tembus Kompetisi Olahraga Tingkat Daerah

    Oktober 26, 2026

    Helmi Abdullah Dorong Sanggar Seni Jadi Ruang Pengembangan Keterampilan Pemuda

    Oktober 26, 2026

    Soal Isu Pencurian Kabel di Samarinda, Deni: Kurangnya Pengawasan Pemerintah dan Warga

    Oktober 26, 2026
    1 2 3 … 3,408 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.