Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar
    Ekonomi

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 27, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Disporapar Kota Samarinda, Andy Ariefin saat menjelskan terkait pengembangan pariwisata di Samarinda, Kamis, 27/8/2026. (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pengembangan pariwisata di Kota Samarinda tetap berjalan di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah. Namun, keterbatasan sumber daya menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata yang membutuhkan dukungan dan biaya cukup besar.

    Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda Andy Ariefin, mengatakan efisiensi anggaran berdampak terhadap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat kegiatan pengembangan pariwisata dihentikan.

    “Semua OPD terpotong. Tapi kalau dampak di kegiatan kami kami tetap melaksanakan kegiatan sesuai tupoksi kami, walaupun tanpa anggaran,” kata Andy, Kamis, 27 Agustus 2026.

    Menurutnya anggaran bagi Disporapar lebih berperan sebagai stimulus. Karena itu sejumlah kegiatan tetap dijalankan dengan menyesuaikan skala prioritas, kualitas, dan kuantitasnya.

    Andy menyebut Disporapar masih menjalankan koordinasi dengan sejumlah destinasi wisata termasuk dalam pengembangan destinasi, promosi, serta usaha jasa pariwisata.

    “Kami tetap eksis koordinasi ke tempat-tempat wisata. Kami kan menangani pengembangan destinasi wisata, ada promosi sama usaha jasa pariwisata. Ini tetap berjalan,” ujarnya.

    Di sisi lain Andy menilai tantangan pengembangan pariwisata Samarinda juga berkaitan dengan karakteristik potensi wisata yang dimiliki daerah.

    Menurutnya Samarinda tidak memiliki kondisi alam seperti daerah yang sejak awal telah menjadi tujuan wisata, sehingga sejumlah potensi membutuhkan upaya lebih untuk dikembangkan.

    Ia mencontohkan Sungai Mahakam yang dinilai memiliki potensi wisata, tetapi membutuhkan pengembangan agar dapat menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan.

    “Mahakam untuk memoles menjadi tujuan wisata itu perlu ekstra. Pak Wali harus membangun teras sepanjang sungai sepanjang enam kilometer itu harus dipoles. Itu kan memerlukan biaya yang tidak kecil,” jelasnya.

    Selain penataan kawasan pengembangan wisata susur Sungai Mahakam juga membutuhkan sarana pendukung seperti kapal yang tentunya memerlukan modal.

    “Kalau kita mau menyusur sungai kita perlu kapal, dan itu juga tidak kecil modalnya,” katanya.

    Andy menegaskan kondisi tersebut bukan merupakan hambatan khusus bagi pariwisata Samarinda melainkan tantangan dalam mengoptimalkan potensi yang tersedia.

    “Kalau hambatan tidak tapi menjadi tantangan kita,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Kemarau Ganggu Ketersediaan Pakan, Peternak Sapi di Kaltim Perlu Siapkan Silase

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    SintaOktober 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Mencari pekerjaan bukan sekadar menemukan lowongan yang sesuai, tetapi juga memastikan posisi…

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026

    Saefuddin Harap PERDESTI Perkuat Profesionalisme Dokter Estetika

    Oktober 18, 2026

    Andi Harun Ajak Mahasiswa Kritis Mengkaji Pemilu

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,391 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.