Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi
    Ekonomi

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    AminahBy AminahOktober 16, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kualitas anak sapi dipengaruhi faktor genetik dari induk jantan dan betina serta pemeliharaan setelah kelahiran. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kualitas keturunan sapi tidak hanya ditentukan oleh induk betina, tetapi juga pemilihan pejantan yang memiliki keunggulan genetik. Salah satu metode yang dapat digunakan peternak untuk mendukung perbaikan mutu ternak ialah inseminasi buatan (IB), yakni memasukkan semen pejantan terpilih ke saluran reproduksi betina tanpa melalui perkawinan alami.

    Kepala Bidang Perbibitan, Pakan, dan Produksi Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Timur (Kaltim) Ihyan Nizam menjelaskan, inseminasi buatan memungkinkan peternak memanfaatkan pejantan unggul tanpa harus mendatangkan atau memeliharanya secara langsung.

    “Jadi kalau inseminasi buatan ini sebenarnya kawin buatan pada sapi. Kita bisa memilih pejantannya, betinanya yang unggul, kemudian sperma dari pejantan yang memang unggul dimasukkan ke betina supaya nanti anaknya lebih unggul dan lebih baik,” ujar Ihyan belum lama ini.

    Melalui metode tersebut, pemilihan pejantan menjadi salah satu faktor penting dalam pembibitan. Sifat genetik yang diwariskan dari kedua induk berpengaruh terhadap karakteristik keturunan, meskipun hasilnya tetap bergantung pada kualitas genetik induk, kecocokan perkawinan, pakan, dan pemeliharaan.

    Inseminasi buatan tidak mengubah masa kebuntingan sapi yang umumnya berlangsung sekitar sembilan bulan. Metode ini berfokus pada pengaturan reproduksi dan pemanfaatan materi genetik pejantan untuk menghasilkan keturunan dengan karakteristik yang diharapkan.

    “Kalau sapi buntingnya sembilan bulan, ya tidak berubah. Anak yang lahir juga umumnya satu ekor. Namun, dengan inseminasi buatan, kita bisa memilih pejantan yang digunakan untuk meningkatkan kualitas keturunannya,” jelasnya.

    Selain membuka akses terhadap pejantan unggul, inseminasi buatan dapat membantu peternak mengelola perkawinan ternak tanpa harus memelihara pejantan sendiri. Hal ini berpotensi mengurangi kebutuhan biaya pemeliharaan pejantan dan mempermudah pengaturan reproduksi, terutama bagi peternak dengan jumlah ternak terbatas.

    Selain meningkatkan mutu genetik, pengelolaan perkawinan juga penting untuk menghindari inbreeding atau perkawinan antara ternak yang memiliki hubungan kekerabatan dekat.

    Ihyan mengingatkan, perkawinan sedarah yang berlangsung berulang dapat meningkatkan risiko munculnya kelainan genetik dan menurunkan performa keturunan.

    “Kalau sering terjadi kawin dalam atau inbreeding, itu bisa mengakibatkan cacat. Keturunannya juga bisa lebih kecil dan lebih mudah terkena penyakit,” katanya.

    Meski demikian, inseminasi buatan tidak otomatis menghilangkan risiko tersebut. Pemilihan pejantan tetap harus memperhatikan silsilah dan hubungan kekerabatan dengan induk betina. Tanpa pencatatan reproduksi yang baik, penggunaan semen pejantan yang sama secara berulang pada ternak yang masih berkerabat juga berpotensi meningkatkan risiko perkawinan sedarah.

    Karena itu, perbaikan genetik perlu disertai pencatatan asal-usul ternak, pemilihan induk dan pejantan yang sesuai, serta pemantauan kesehatan reproduksi.

    Ihyan mengonfirmasi bahwa layanan inseminasi buatan telah dimanfaatkan oleh kelompok tani. Namun, dalam keterangan yang tersedia, belum ada data terperinci mengenai jumlah kelompok penerima, jumlah sapi yang telah di inseminasi, tingkat keberhasilan kebuntingan, maupun jumlah pedet yang lahir dari program tersebut.

     

    Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kaltim Ihyan Nizam Inseminasi Buatan Peternakan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Kemarau Ganggu Ketersediaan Pakan, Peternak Sapi di Kaltim Perlu Siapkan Silase

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Beda dengan Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda Tak Wajibkan ASN Menginap di Hotel Pemda

    Oktober 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kualitas keturunan sapi tidak hanya ditentukan oleh induk betina, tetapi juga pemilihan…

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.