Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Agustus 27, 2026

    Revisi Perda HIV/AIDS Kaltim Diminta Lebih Komprehensif dan Aplikatif

    Agustus 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar
    Ekonomi

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Disporapar Kota Samarinda, Andy Ariefin saat menjelskan terkait pengembangan pariwisata di Samarinda, Kamis, 27/8/2026. (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pengembangan pariwisata di Kota Samarinda tetap berjalan di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah. Namun, keterbatasan sumber daya menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata yang membutuhkan dukungan dan biaya cukup besar.

    Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda Andy Ariefin, mengatakan efisiensi anggaran berdampak terhadap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat kegiatan pengembangan pariwisata dihentikan.

    “Semua OPD terpotong. Tapi kalau dampak di kegiatan kami kami tetap melaksanakan kegiatan sesuai tupoksi kami, walaupun tanpa anggaran,” kata Andy, Kamis, 27 Agustus 2026.

    Menurutnya anggaran bagi Disporapar lebih berperan sebagai stimulus. Karena itu sejumlah kegiatan tetap dijalankan dengan menyesuaikan skala prioritas, kualitas, dan kuantitasnya.

    Andy menyebut Disporapar masih menjalankan koordinasi dengan sejumlah destinasi wisata termasuk dalam pengembangan destinasi, promosi, serta usaha jasa pariwisata.

    “Kami tetap eksis koordinasi ke tempat-tempat wisata. Kami kan menangani pengembangan destinasi wisata, ada promosi sama usaha jasa pariwisata. Ini tetap berjalan,” ujarnya.

    Di sisi lain Andy menilai tantangan pengembangan pariwisata Samarinda juga berkaitan dengan karakteristik potensi wisata yang dimiliki daerah.

    Menurutnya Samarinda tidak memiliki kondisi alam seperti daerah yang sejak awal telah menjadi tujuan wisata, sehingga sejumlah potensi membutuhkan upaya lebih untuk dikembangkan.

    Ia mencontohkan Sungai Mahakam yang dinilai memiliki potensi wisata, tetapi membutuhkan pengembangan agar dapat menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan.

    “Mahakam untuk memoles menjadi tujuan wisata itu perlu ekstra. Pak Wali harus membangun teras sepanjang sungai sepanjang enam kilometer itu harus dipoles. Itu kan memerlukan biaya yang tidak kecil,” jelasnya.

    Selain penataan kawasan pengembangan wisata susur Sungai Mahakam juga membutuhkan sarana pendukung seperti kapal yang tentunya memerlukan modal.

    “Kalau kita mau menyusur sungai kita perlu kapal, dan itu juga tidak kecil modalnya,” katanya.

    Andy menegaskan kondisi tersebut bukan merupakan hambatan khusus bagi pariwisata Samarinda melainkan tantangan dalam mengoptimalkan potensi yang tersedia.

    “Kalau hambatan tidak tapi menjadi tantangan kita,” pungkasnya.

     

    Andy Ariefin Disporapar Samarinda Pariwisata
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026

    Dermaga Harapan Baru Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Andika SaputraAgustus 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda akan melakukan pengkajian ulang…

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Agustus 27, 2026

    Revisi Perda HIV/AIDS Kaltim Diminta Lebih Komprehensif dan Aplikatif

    Agustus 27, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Satpol PP Perkuat Edukasi Warga Cegah Karhutla dari Tingkat Kelurahan

    Agustus 27, 2026
    1 2 3 … 3,301 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.