Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    September 15, 2026

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama
    Politik

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 20, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie Saat menyampaiakn pendapat terkait kondisi kekurangan guru di Samarinda (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Keterbatasan tenaga pendidik di Kota Samarinda hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menilai persoalan ini bukan sekadar isu daerah, melainkan bagian dari problem nasional yang terus berulang.

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mengatakan, kekurangan guru terjadi karena dua faktor utama, yakni keterbatasan pemenuhan kompetensi dan mekanisme rekrutmen yang ketat.

    “Ini persoalan klasik yang tidak hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga di banyak daerah lain,” ujarnya, Senin 20 April 2026.

    Ia menjelaskan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan penuh dalam proses perekrutan tenaga pendidik. Seluruh tahapan, khususnya untuk skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), harus melalui prosedur yang melibatkan pemerintah pusat, termasuk pelaporan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    Kondisi tersebut membuat proses pemenuhan kebutuhan guru tidak bisa dilakukan secara cepat meskipun kemampuan anggaran daerah dinilai mencukupi.

    “Secara fiskal kita mampu, tapi rekrutmen tetap harus mengikuti aturan yang berlaku,” jelasnya.

    Di sisi lain, standar kompetensi juga menjadi tantangan tersendiri. Tidak semua tenaga yang tersedia dapat langsung diangkat menjadi guru tanpa melalui proses seleksi dan pemenuhan kualifikasi.

    Menanggapi hal tersebut DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mencoba menyusun langkah alternatif.

    Salah satunya dengan memanfaatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang memiliki latar belakang pendidikan sesuai untuk dialihkan menjadi tenaga pendidik.

    Selain itu peningkatan kapasitas bagi tenaga PPPK juga terus didorong agar mampu memenuhi standar sebagai guru.

    “Kita maksimalkan potensi yang ada, termasuk meningkatkan kompetensi PPPK,” katanya.

    Meski sebelumnya telah dilakukan penambahan sekitar 200 tenaga guru jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal. Perekrutan yang dilakukan lebih banyak untuk menggantikan guru yang memasuki masa pensiun.

    “Artinya kebutuhan riil di lapangan masih belum terpenuhi,” ungkapnya.

    DPRD berharap ke depan ada kebijakan yang lebih adaptif, sehingga proses pemenuhan tenaga pendidik dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, demi menjamin kualitas pendidikan di daerah tetap terjaga.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Jadi Ketua Golkar Kukar Lagi, Hamas Buka Peluang Maju Pilkada

    September 15, 2026

    ABS Resmi Isi Kursi PAW DPRD Kaltim, Bawa Janji Berpihak kepada Rakyat

    September 14, 2026

    Bursa Pilwali Samarinda Mulai Memanas, PDIP Pilih Tahan Diri

    September 12, 2026

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    Ratu ArifanzaSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Penerangan di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Samarinda belum sepenuhnya tersedia pada bagian…

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,343 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.