Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»KPU Gelar Rapat Evaluasi Pilgub Kaltim, Dalam Focus Group Discussion
    Nasional

    KPU Gelar Rapat Evaluasi Pilgub Kaltim, Dalam Focus Group Discussion

    MartinusBy MartinusOktober 10, 201803 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda-KPU Kaltim menggelar evaluasi pengiriman logistik dan alat peraga kampanye(APK) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim 2018, guna menunjang pemilu 2019, Rabu(10/10/2018) di Hotel Aston Samarinda
    Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Focus Grup Discussian (FGD) dengan menghadirkan beberapa organisasi kemahasiswaan,salah satunya Permahi Cabang Samarinda, Jamper, HMI Cabang Samarinda, PMII Cabang Samarinda, iAIN,Perhimpunan Mahasiswa Pemuda Tabang, Prima DMI Kaltim
    Menurut Erlyando Saputra Ketua  Dewan Remaja Masjid Kaltim,  dalam diskusi menyebutkan bahwa diskusi hari ini harus disepakati bersama agar dalam pelaksanaan gelaran demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim pada bulan juni lalu bisa di evaluasi
    “Misalnya para pemilih bisa bersikap punya tanggung jawab untuk bisa menyalurkan hak suaranya. Akan tetapi masih ada pemilih tidak menggunakan hak politiknya dan itu bisa terlihat pada diri kita sendiri yang belum bisa memanfaatkan momen yang sangat penting untuk memilih pemimpin Kaktim, “ucapnya
    Kita sadari kadang ada mahasiswa yang tidak menggunakan pilihannya pada Pilgub Kaltim dan itu kita lihat sendiri. Untuk itu harapannya dalam diskusi hari ini bisa menghasilkan solusi menghindari Golput. Apalagi sebentar lagi kita akan menggelar Pileg maupun Pilpres 2019,”mintanya
    Perhimpunan Mahasiswa Tabang kabupaten Kukar Supardi Baatz, menyebutkan bahwa kalau kita melihat pada pelaksanaan Pilgub Kaltim 2018,masih banyak alat peraga kampanye tidak bisa masuk ke pedalamanan
    “Salah satunya daerah tabang Kabupaten Kutai Kartanegara  yang kami tahu disana banyak alat peraga  yang tidak terpasang. Justru kami melihatnya aneh ada warga yang tidak tahu calon gubernurnya. Kejadian tersebut jangan sampai terulang kembali pada Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2018,”katanya
    Perwakilan dari HMI Komisiriat Unmul Samarinda Gusti mengatakan bahwa pada intinya untuk mengurangi Golput harus dilakukan evaluasi kenapa tingkat partisipasi masyarakat itu rendah.Dari sini yang harus kita cari bagaimana bisa mengatasi masalah Golput, “ucapanya
    Lain halnya disampaikan perwakilan PMII Samarinda Jusman, menyebutkan bahwa dalam menyikapi persoalan Pilgub Kaltim, pada 27 juni 2018 bukan semata mata alat peraga kampanye yang menjadi tolak ukur Golput,  akan tetapi yang menjadi perhatian adalah transparansi kegiatan KPU itu sendiri
    “Kita ketahui bahwa kabupaten Berau juga mengalami hal  yang sama, disana banyak alat peraga tidak bisa masuk ke desa-desa atau perkampungan tidak terlihat bahkan  masyarakat disana banyak tidak tahu calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim, pada pilgub yang lalu”bebernya
    Komisioner KPU Kaltim Divisi Logistik dan Keuangan Ida  Farida menyebutkan bahwa banyaknya alat peraga yang tidak sampai di daerah-daerah atau perkampungan bukan semata mata kesalahan KPU Kaltim.  Hanya perlu diketahui bahwa semua logistik kegiatan Pilgub Kaltim 2018,seluruhnya diserahkan kepada KPU Kabupaten/Kota
    “Jadi KPU Kaltim hanya mengawasi dan menerima laporan dari daerah karena memang tanggung jawabnya disapa. Yang perlu juga kita ketahui kenapa tingkat partisipasi masyarakat rendah atau tingkat Golput tinggi ini tidak bisa disamaratakan satu dengan yang lain
    “Misalnya daerah lain ada peningkatan partisipasi masyarakat cukup tinggi tapi kalau melihat Samarinda dan Kukar yang sebagai presentasi suara memang terlihat jauh dari harapan. Sementara kami belum tahu kenapa tingkat partisipasi masyarakat rendah,ini yang harus kita cari masalahnya. Mungkin kita buat riset sehingga tahu apa faktor penyebabnya.
    Kalau melihat di Bali tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi sampai 72 persen, hal ini karena masyarakat Bali kepekaan sosialnya cukup tinggi. Jadi kalau ada masyarakatnya tidak peduli disana sanksinya cukup berat, misalnya kalau ada yang meninggal sanksinya tidak didatangi, ” beber Ida saat evaluasi logistik pemilu 2018, di FGD Hotel Aston Samarimda
    Wartawan sukri
     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Bangun Basis hingga 1.971 RT, Helmi Siapkan Mesin Gerindra Hadapi Pilwali Samarinda

    Juli 13, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan…

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,218 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.